Hermansyah Hamidi Jabat Plt. Kadis PUPR

887

Belum Pastikan Nasib Empat Proyek OTT

KALIANDA – Akhirnya, teka-teki pengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung Selatan terjawab.

Hermansyah Hamidi resmi ditunjuk oleh Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto sebagai pengganti Kadis PUPR sebelumnya Anjar Asmara yang ditahan KPK sejak 27 Juli lalu.

Kepada Radar Lamsel, Herman mengaku sempat kaget atas penunjukan dirinya sebagai pelaksana tugas Kadis PUPR Lamsel. Sebab, sehari sebelumnya tak ada pemberitahuan apapun soal pengangkatan tersebut.

“ Shock sih tidak, tapi sempat kaget saja ketika pimpinan mempercai saya. Terlepas dari semua itu saya anggap ini amanah yang dipercayakan pimpinan,” kata Herman, Senin (6/8) kemarin.

BACA :  Upaya Irfan Birukan Lamsel

Baca juga : Elik Murtopo Jadi ‘Algojo’ Perkara Korupsi 

Penunjukan dirinya otomatis membawa angin segar bagi pegawai Dinas PUPR yang tentunya bakal menerima gaji usai ditetapkannya Herman sebagai Plt. “ Salah satunya itu juga. Sebab kekosongan pemimpin berdampak pada pengguna anggaran juga. M

Disinggung soal kelanjutan empat proyek yang bermasalah dimata KPK, Herman tak mau gegabah dan bersikap hati-hati menjawab pertanyaan tersebut. Ia beralasan penunjukannya baru seumur jagung dan duduk perkaranya pun masih perlu dipelajari lebih lanjut.

“ Kalau soal empat proyek itu belum bisa kami pastikan apakah dilanjutkan atau dihentikan. Karena itu ranahnya PA yang mengetahui seluk beluknya,” ungkapnya.

BACA :  Mantan Sekda ’Bimbang’ Ambil Dua Berkas

Masih kata Herman, ia mengaku bakal berkoordinasi dengan PA dan jajaran di DPUPR untuk bisa menjawab tanya yang diajukan kepada DPUPR. “ Untuk lebih jelasnya, nanti kita konsolidasi dengan jajaran terlebih dahulu mekanisme kepastiannya bagaimana,” tandasnya.

Sementara Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto mengamini kekosongan pemimpin berdampak pada gaji pegawai PUPR. Sehingga penunjukan tidak dapat lagi ditunda-tunda. “Paling lambat besok pegawai PUPR sudah bisa terima gaji, karena gaji sifatnya krusial tak dapat ditunda-tunda,” tandasnya. (ver)

BAGIKAN