Hewan Kurban Tak Sehat Masih Dijual Dilapak Pedagang

394

GEDONGTATAAN – Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (Keswan) terus memantau hewan kurban yang dijualbelikan para pedagang. Hal ini untuk menjamin hewan tersebut aman dikonsumsi dan memenuhi syarat sah dalam berkurban.

Berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) diempat kecamatan, Senin (20/8) kemarin, semua hewan kurban dipastikan bebas dari penyakit atau virus berbahaya. Namun, hewan jenis kambing rata-rata menderita penyakit flu akibat perubahan cuaca (pancaroba).

Kabid Peternakan dan Keswan Dedy Noviansyah mewakili Kepala Dinas Pertanian Pesawaran Anca Martha Utama menegaskan, sidak hewan kurban telah dilakukan secara berkala sejak H-6, lalu. Bahkan, pemeriksaan bakal terus dilakukan sampai pada saat pemotongan hewan kurban.

BACA :  Dinas Kesehatan Terapkan PHBS Melalui Pengelolaan Sampah

“H-3 ini kami kembali turun ke lapak-lapak pedagang untuk mengecek hewan kurban yang diperjualbelikan. Supaya, masyarakat tidak keliru dan salah pilih hewan kurban yang akan mereka beli,” ungkap Dedy disela sidak, kemarin.

Selain menderita penyakit flu, imbuhnya, hewan kurban yang diperjualbelikan para pedagang dilapak juga masih ada yang berjenis kelamin betina. Padahal, pihaknya telah memberikan surat edaran (SE) tentang larangan pemotongan betina produktif melalui UPT Peternakan disetiap kecamatan.

“Itu mengacu pada UU nomor 41 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 18 tahun 2009 tentang peternakan dan keswan. Kami minta para pedagang membuat surat keterangan yang dikeluarkan oleh dokter hewan bahwa betina tersebut majir atau mandul. Bisa melalui UPT Peternakan dan tanpa dipungut biaya. Baru hewan betina itu boleh dijualbelikan,” bebernya.

BACA :  Dinas Koperasi dan UKM Sertifikasi Tanah Pelaku UMKM

Lebih lanjut dia menjelaskan, sidak hewan kurban pada H-3 ini dilakukan di empat kecamatan dalam jangkauan pusat kesehatan hewan (puskeswan). Yakni, di Kecamatan Negeri Katon, Tegineneng, Way Ratai, dan Gedong Tataan.

“Karena di empat kecamatan ini yang banyak lapak para pedagang hewan kurban dan bisa mewakili wilayah Pesawaran. Nanti, pada saat pemotongan hewan kurban petugas kami akan menyebar untuk memastikan hewan-hewan tersebut aman,” pungkasnya. (idh)

BAGIKAN