Idul Adha, Kawasan Pantai Dipadati Wisatawan Lokal

526
Veridial – Kawasan wisata pantai disepanjang Desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda, dipadati wisatawan lokal saat libur Hari raya idul adha 1437 Hijriah, Senin (12/9) kemarin.

KALIANDA – Liburan Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah, kawasan wisata pantai di sepanjang Desa Merak Belantung Kecamatan Kalianda dipadati wisatawan lokal.
Meski tidak sepadat pengunjung pada liburan Hari Raya Idul Fitri, namun kawasan pantai yang berada di sepanjang Desa Merak Belantung mengalami peningkatan dari hari-hari biasanya.
Andi (35), penjaga loket di Pantai Bagus mengatakan, pengunjung mulai memadati kawasan pantai sejak siang hari. “Pengunjung meningkat sekitar 50 persen dari hari biasanya mas,” katanya kepada Radar Lamsel, Senin (12/9) kemarin.
Menurutnya, jika hari biasa kawasan pantai disepanjang Merak Belantung itu hanya dikunjungi 10 hingga 20 pengunjung saja per harinya. “Untuk libur Idul Adha pengunjung berdasarkan data sementara sudah tercatat lebih dari 100 pengunjung hingga sore ini,” ujar pria bertopi ini.
Lebih lanjut Andi menjelaskan, harga tiket masuk untuk kawasan Pantai Bagus sebesar Rp 15 ribu per orang. Harga tersebut tidak mengalami kenaikan dengan hari biasanya. “Harga tiket Rp 15 ribu mas, tidak ada kenaikan ataupun penurunan,” katanya lagi.
Andi menambahkan, jumlah pengunjung pada liburan hari raya Idul Adha jauh berbeda jika dibandingkan liburan hari raya Idul Fitri. Dikatakannya, jika libur idul fitri lonjakan pengunjung di kawasan pantai bisa mencapai 100 persen per hari.
“Jauh berbeda jika dibandingkan dengan idul fitri, perbandingannya bisa mencapai 100 persen wisatawsan lokal yang berkunjung,” ujar Andi.
Pantauan Radar Lamsel di lokasi wisata pantai bagus, para pengunjung didominasi wisatawan lokal baik dari Lamsel, hingga dari Bandar Lampung.
Rifky (20) misalnya remaja asal Bandar lampung ini lebih memilih berlibur dikawasan pantai bersama keluarga dan kerabatnya. “Pantai menjadi tempat favorit saya untuk sekedar menghabiskan waktu liburan bersama keluarga,” pungkasnya. (ver)

BACA :  Buruh Tolak RUU Omnibus Law
BAGIKAN