Jalan Alternatif Simpang Gayam-Ketapang Luput Perbaikan

115
Foto Ilustrasi

KETAPANG – Ruas jalan alternatif simpang Gayam-Ketapang sepertinya luput dari perhatian pemerintah. Mendekati musim liburan panjang arus mudik dan arus balik angkutan lebaran tahun ini, jalan yang menghubungkan jalan lintas sumatera (Jalinsum) ke jalan lintas timur (Jalintim) itu tak tersentuh perbaikan disejumlah titik jalan berlubang.

Pantauan Radar Lamsel, kerusakan terjadi di jalan Desa Tetaan, Kecamatan Penengahan. Selanjutnya di jalan Desa Karangsari (Jaka Utama) dan jalan Desa Sripendowo (siring dalam). Sejumlah titik tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Pengendara harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan tersebut.

Kondisi tersebut diperparah karena kondisinya jalan gelap dan sepi. Dikhawatirkan kondisi jalan rusak tersebut dimanfaatkan oleh pelaku kriminalitas untuk melakukan aksinya karena pengendara harus mengurangi kecepatan kendaraannya.

Menurut Eko (29) warga sekitar, musim liburan panjang arus mudik dan arus balik jalan tersebut menjadi ramai karena merupakan jalan alternatif menghubungkan Jalinsum dan Jalintim. Pria yang sehari-hari melintasi jalan tersebut sangat menyayangkan pemerintah tidak melakukan perbaikan saat mendekati musim liburan lebaran tahun ini.

“Biasanya menjelang liburan lebaran, jalan ini diperbaiki. Biasanya pada bagian yang berlubang di timbun untuk mengantisipasi kecelakaan. Karena saat lebaran jalan ini akan padat kendaraan,” ujar Eko, kemarin.

Wagiman (38), warga lainnya juga berharap ruas jalan alternatif simpang Gayam-Ketapang diperbaiki untuk memperlancar arus kendaraan selama arus mudik dan arus balik lebaran. “Mestinya diperbaiki pada bagian yang rusak supaya lancar. Apalagi dititik-titik kerusakan itu ditempat yang sepi. Jadi sangat dikhawatirkan dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya,” tuturnya. (red)

BAGIKAN