Jalanan Sepi, Kawanan Jambret Lancarkan Aksi

616
Randi Pratama – Keluarga menemani Desiana (28) saat melaporkan kejadian penjambretan yang menimpanya di Polsek Penengahan, Selasa (2/8) kemarin.

PENENGAHAN – Masyarakat harus ekstra hati-hati saat melakukan perjalanan keluar rumah. Pasalnya, pelaku kejahatan terus mengintai kelengahan korbannya saat beraktivitas.
Seperti yang dialami Desiana Erdiyanti (28), warga Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (2/8) kemarin.
Pegawai staf Pemerintahan Kecamatan Ketapang ini dijambret oleh dua pelaku kejahatan saat melintas di jalan siring dalam Jaka Utama, Desa Karangsari, Kecamatan Ketapang. Saat kejadian, Desiana mengendarai sepeda motor dari Ketapang menuju Kalianda seorang diri.
Namun naas, saat kondisi jalan sepi dua pelaku yang mengendarai sepeda motor dari arah belakang tiba-tiba mendekati korban dan mengambil tas korban yang diletakkan di motor.
“Saya melihat ada sepeda motor berboncengan dua orang. Motornya jelek tapi berpakain rapi. Saya tidak curiga dengan mereka. Tapi ketika sudah dekat, pelaku mengambil tas yang saya taruh di motor,” kata Desiana saat melaporkan kejadian yang menimpanya di kantor Mapolsek Penengahan, kemarin.
Menurut Desiana, dalam tas itu berisikan 3 buah handphone, uang tunai Rp500.000, STNK, SIM dan KTP. “Saya dan pelaku sempat tarik menarik tas itu. Tapi karena sedang mengendarai motor saya terpaksa melepaskannya dan berhenti lalu berteriak minta tolong. Bahkan saya sempat mengejar pelaku tapi tidak berhasil,” tutur Desiana.
Kapolsek Penengahan AKP. Mulyadi Yakub mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban. Setelah menerima laporan tersebut, kata Mulyadi, pihaknya langsung melakukan cross cek ke tempat kejadian perkara (TKP). “Kami sudah terima laporannya dan sudah kami cek lokasi kejadiannya. Kami sarankan untuk para pengendara agar lebih berhati-hati melintas dilingkungan yang sepi,” kata Mulyadi. (CW1)

BACA :  Kerja Nyata Mahasiswa Darmajaya Dinanti 3 Kecamatan
BAGIKAN