Jembatan Ambrol, ke Sawah Jadi Lebih Jauh

4
David Zulkarnain – Inilah jembatan pertanian di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Palas yang telah ambrol pada Senin (4/11) lalu. Akibat kondisi tersebut petani setempat harus memutar jarak sepanjang 4 kilo meter untuk pergi kesawah, Kamis (7/11).

PALAS – Kondisi jembatan pertanian di wilayah Kecamatan Palas kian hari semakin memprihatinkan. Padahal sebagai lumbung pangan di Lampung Selatan terpusat disana dan jembatan tersebut penopang kinerja petani.

Baru-baru ini kembali ditemukan kerusakan ifrastruktur penopang pertanian. Jembatan yang berada di irigasi Way Pisang Desa Pulau Tengah ambruk termakan usia serta kurangnya perawatan.

Salah satu petani Matkuri (49)mengatakan jembatan yang menjadi jalur  utama mobilisasi pertanian  petani Desa Pulau Tengah itu ambruk pada Senin (4/11) malam.

“Jembatan ini ambruk sudah tiga hari ini, Mas. Padahal jembatan ini merupakan andalan petani untuk pergi ke sawah,” kata Matkuri kepada Radar Lamsel, Kamis (7/11).

Matkuri menerangkan, jembatan beton yang dibangun sekitar tahun 2007-an tersebut ambruk lantaran minim perawatan dari pemerintah. Belum lagi dihantam bajir yang terjadi setiap musim hujan.

BACA :  Pemerintah Kecamatan Palas Inisiasi Solat Istisqo’

“Setiap musim hujan jembatan ini selalu terendam banjir, akibatnya permukaan jembatan semakin tipis. Namun sejak dibangun jembatan ini tidak pernah ada perawatan. Dan juga konstruksinya jelek karena rangka besi yang digunakan tidak sesuai, kecil,” papar  Matkuri.

Hal senda juga diungkapkan oleh Simin (40), akibat jembatan ambrol tersebut petani setempat harus memutar arah dengah jarak sejauh empat kilo meter.

“Harus putar arah, jaraknya empat kilo meter mengikuti tanggul irigasi. Padal kalau ada jembatan cuma nyebrang 20 meter saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pulau Tengah Sarno juga mengamini  jembatan yang selama ini dikeluhkan petani telah ambrol. Sarno menerangkan, kondisi jembatan yang telah ambrol tersebut sudah dilaporkan kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penguji Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Palas.

BACA :  Buka-Tutup Bendungan Diberlakukan

“Memang sudah lama kondisinya memprihatinkan. Dan sekarang akhirnya ambrol. Namun sudah kami laporkan ke UPT Penguji Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Palas agar segera diperbaiki,” terangnya.

Terpisah Kepala UPT Penguji Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Palas, Slamet mengatakan, saat ini pihaknya sudah menyampaikan kondisi jembatan tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Iya kami sudah terima laporan dari Desa Pulau Tengah. Dan sudah kami teruskan ke Dinas PU agar jembatan ini segera diperbaiki,” pungkasnya. (vid)

BAGIKAN