K3TL Minta Akomodir UMKM di Rest Area JTTS

199
Idho Mai Saputra – Ketua Koperasi Konsumen Krakatau Tol Lampung bersama jajaran dan pelaku UMKM di wilayah Lampung Selatan saat mengikuti dengar pendapat terkait pengelolaan konsumen di rest area JTTS bersama Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Selasa (14/5) kemarin.

Dengar Pendapat Pelaku UMKM dan DPRD Provinsi Lampung

KALIANDA – Koperasi Konsumen Krakatau Tol Lampung (K3TL) menyampaikan usulan kepada Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, terkait pengelolaan rest area pada Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Aspirasinya, tidak lain agar bisa memfasilitasi para pelaku UMKM yang terdampak jalan tol diberikan lokasi untuk berdagang di lokasi tersebut.

          Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Koperasi Konsumen Krakatau Tol Lampung dengan DPRD Provinsi Lampung yang berlangsung di Gedung DPRD Pemprov Lampung, Selasa (14/5) kemarin. Kegiatan tersebut dihadiri langsung jajaran Dinas Koperasi dan Perdagangan Provinsi Lampung dan perwakilan rekanan JTTS yakni  PT. HK.

          Ketua Konsumen Krakatau Tol Lampung, Iskandar menyampaikan, setelah difungsikannya JTTS banyak dampak buruk dialami oleh para pelaku usaha UMKM di sepanjang Jalinsum. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang enggan membuka lagi usahanya dengan alasan tidak ada pembeli yang melintas.

BACA :  BPPRD Kirim SKPD ke PT. HMA

          “Koperasi ini menjadi wadah para UMKM terdampak tol. Harapan kami, pemerintah provinsi bisa mengusulkan aspirasi kami. Agar bisa memfasilitasi pelaku UMKM di Provinsi Lampuung khususnya di wilayah Kabupaten Lamsel yang terdampak jalan tol ruas Bakauheni – Terbangi Besar. Berikan mereka ruang untuk berdagang di rest area pada jalan tol,” kata Iskandar saat dikonfirmasi Radar Lamsel usai kegiatan, kemarin.

          Pihaknya, berjanji bakal segera mengakomodir para pelaku UMKM yang memang sudah sejak lama berdagang di pinggir Jalinsum. Dengan begitu, mereka bisa bangkit kembali perekonomiannya seperti pada saat sebelum pembangunan JTTS.

          “Yang penting diberikan tempat untuk berdagang di rest area. Nanti tekhnis nya seperti apa bisa di bahas lebih lanjut. Jangan sampai, masyarakat asli yang lebih dulu justru jadi penonton di daerah sendiri tergerus pembangunan,” tukasnya.

BACA :  Bantuan Kapal Nelayan Korban Tsunami Segera Turun

Sementara itu, Ketua DPRD Lampung Mozes Herman menyambut baik dan akan memperjuangkan aspirasi kelompok UMKN yang berada dalam wadah koperasi tersebut. Dia juga sependapat dengan hal yang telah disampaikan oleh Koperasi Konsumen Krakatau Tol Lampung.

“Perwakilan dari PT. HK yang datang dalam dengar pendapat ini bisa menyampaikan kepada jajarannya. Kami, sepakat dan sangat setuju dengan apa yang disampaikan. Jangan sampai, adanya pembangunan ini justru malah membuat pelaku UMKM jadi kesulitan. Kita ingin perekonomian masyarakat Lampung khususnya bisa meningkat dengan adanya pembangunan jalan tol ini,” pungkasnya. (idh)

BAGIKAN