Kasus DBD Meningkat, Puskesmas Lakukan Foging dan Sosialisasi

121
Ist.Radarlamsel – Petugas UPT Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi sedang melakukan foging di Dusun Kualajaya, Desa Bandaragung, Rabu (19/6).

SRAGI – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi kembali melakukan foging atau pengasapan di Dusun Kualajaya, Desa Bandaragung, Rabu (19/6).

          Pengasapan yang dilakukan kepada 65 rumah warga tersebut untuk menindaklanjuti ditemukannya lima kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang meyerang warga Desa Kualajaya sepanjang Juni.

          Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi, Sumari Sasmito mengatakan, pengasapan yang dilakukan di lingkungan rumah warga Dusun Kualajaya sebagai upaya mencegah meluasnya wabah DBD selama bula Juni.

          “Kembali dilakukannya pengasapan ini agar serangan DBD tidak semakin mewabah. Karena selam bulan Juni kami kembali menukan lima kasus di Dusun Kualajaya,” kata Sumari saat melakukan foging kepada Radar Lamsel.

          Sumarin menerangkan sepanjang tahun 2019 telah ditemukan 13 kasus yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti itu. Puncak serangan DBD terjadi sepanjang bulan Mei – Juni yang serangan DBD mencapai 11 kasus.

BACA :  Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

          “Akhir April pernah kita lakukan foging. Namun serangan meningkat selama bulan Mei hingga juni, total serangan nyamuk DBD di Kualajaya mencapai 13 kasus,” terang Sumari.

          Sumari menerangkan meningkatnya kasus serangan DBD di Dusun Kualajaya tersebut disebabkan kondisi lingkungan yang cenderung berair sehingga nyamu DBD lebih mudah berkembang biak.

BACA :  Cegah Krisis Air, Margajasa Bangun Bak Penampung Air Hujan

          Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga sekaligus memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

          “Kondisi geografis menyebabkan nyamuk lebih cepat berkembang biak, belum lagi masalah sampah. Maka dari itu harapan kami dari penyuluhan ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan,” harapnya.

          Untuk diketahui berdasarkan data UPT Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi telah ditemukan 53 kasus serangan DBD yang terjadi di wilayah Kecamatan Sragi sepanjang tahun 2019. (vid)

BAGIKAN