Kasus Malaria Menurun, UPT Puskesmas Hanura Diganjar Penghargaan Dari Kemenkes

17
Ilustrasi Malaria

TELUK PANDAN – Kasus malaria diwilayah Kecamatan Teluk Pandan yang merupakan daerah endemis malaria mengalami penurunan pada tahun ini.

 
Hal ini terbukti dengan diraihnya penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang diterima oleh UPT Puskesmas Hanura yang membawahi 10 desa yang berada di Kecamatan Teluk Pandan.
 
Kepala UPT Puskesmas Hanura, Nazlina Mayanti, S.KM.,M.Kes mengungkapkan, bahwa kasus malaria diwilayah Kecamatan Teluk Pandan mengalami penurunan pada tahun ini.
 
“Wilayah kita dinyatakan dari sebelumnya daerah endemis berat, kini bersertifikat daerah endemis sedang,” ungkap Mayanti, kemarin.
 
Dikatakan, kategori endemis sedang yang diterima oleh UPT Puskesmas Hanura tersebut berdasarkan dari hasil survey Kementerian Kesehatan pada bulan lalu. Dimana, terdapat tiga kategori daerah endemis malaria, yakni daerah endemis berat, sedang, dan ringan.
 
” Kami telah menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan untuk daerah yang mengalami penurunan malaria pada tahun ini,” tuturnya.
 

Mayanti menambahkan, untuk tahun 2019 pada triwulan pertama mulai Januari hingga juni terdapat sekitar 422 kasus malaria diwilayah Kecamatan Teluk Pandan.

 
“Sedangkan untuk tahun 2018 lalu terdapat sekitar 1553 kasus malaria. Meskipun pada tahun ini belum bisa dipastikan angka komulatif, karena harus menunggu hingga bulan desember, namun kasus malaria diwilayah ini mulai menurun,” tandasnya. (Esn)
 
BACA :  26 Puskesmas Steril dari Ranitidin Berbahaya
BAGIKAN