Keluhan warga Tak Ditanggapi Perusahaan

366

Soal Pencemaran Lingkungan

PALAS – Warga Dusun Sukamaju, Desa Sukaraja, Kecamatan Palas mengharapakan pihak PT. Sumber Protein Indonesia (SPI) segera melakukan penanganan terkait pencemaran lingkungan yang disebabkan perusahaan peternakan ayam tersebut.

Sebelumnya, PT. SPI yang bergerak bidang peternakan ayam tersebut menjadi keluhan masyarakat setempat karena bau kotaran ayam.

Suro (60), salah satu warga setempat mengatakan, hingga saat ini masyarakat  masih terganggu dengan bau tidak sedap yang mencemari lingkungan dan hingga kini belum bisa diatasi oleh pihak perusahaan.

“Hingga saat ini belum ada penanganan serius dari pihak perusahaan untuk mengatasi masalah ini. Bau busuk dan lalat masih menjadi keluhan masyarakat hingga sekarang,” ujarnya kepada Radar Lamsel, Kamis (8/11).

BACA :  ‘Melempar Kades Baru di Hutan Gelap’

Lelaki yang pernah menjabat sebagai Anggota BPD Desa Sukaraja ini mengaku, sebelum peternakan berdiri pihak perusahaan tidak pernah melayangkan surat permohonan izin lingkungan kepada masyarakat.

“Awal berdirinya saat itu saya masih menjabat sebagai BPD Dusun Sukamaju dan saya sendiri tidak pernah melihat seperti apa isi surat izin lingkungan tersebut,” terangnya.

Lebih dari itu, ia menceritakan pada Juli 2017 masyarakat menyatakan penolakan atas berdirinya perusahaan tersebut namun hingga kini belum ada tanggapan baik dari pihak desa maupun perusahaan.

BACA :  Tiga Desa di Palas Target ODF pada Oktober

“Waktu itu ada 60 warga bahkan kadus Sukamaju ikut menandatangani penolakan berdirinya pabrik, yang kami berikan kepada pihak desa namun hingga kini belum ada tanggapan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Sukamaju Samsudin  enggan memberi keterangan terkait surat izin lingkungan tersebut. “Soal bau dan lalat sudah kami sampaikan kepada perusahaan. Selain itu kami juga berencana akan melakukan pertemuan antara pihak perusahaan dan masyarakat,” pungkasnya. (vid)

BAGIKAN