Kementerian ESDM Resmikan Bantuan Sumur Bor di Pesawaran

262
Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona bersama Tenaga Ahli Menteri ESDM, Kasminto dan para pejabat Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Lampung dan perwakilan instansi terkait saat melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya bantuan sumur bor.

GEDONGTATAAN – Masyarakat disekitar Desa Purworejo, Kecamatan Negerikaton dan Desa Penengahan, Kecamatan Waykhilau nampaknya kini tidak kesulitan lagi dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Sebab, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia bersama Pemkab Pesawaran akhirnya meresmikan bantuan sumur bor air tanah di kedua desa tersebut agar nantinya dapat dikelola dan dikonsumsi oleh masyarakat setempat.

Tenaga Ahli Kementerian ESDM RI Bidang IACM, Kasminto mengatakan, bantuan tersebut merupakan Program Badan Geologi, Kementerian ESDM pada tahun anggaran 2018 di wilayah Provinsi Lampung sebanyak 5 titik dan kebetulan Kabupaten Pesawaran mendapatkan dua titik bantuan sumur bor yang memiliki spesifkasi teknis kedalaman 125 m dan menghasilkan debit antara antara 1,5 hingga 2,5 Liter/detik, dengan konstruksi pipa besi galvanis diamater 6 inchi. 

Untuk pasokan listrik dari genset dengan kapasitas 10 kVA=8 kWatt, menggunakan pompa selam (submersible) 3 PK, dan dilengkapi dengan rumah genset, rumah pompa, dan bak penampungan air berkapasitas 5000 liter. Dengan debit air rata rata 1,7 liter/detik, setiap sumur bor mampu melayani kebutuhan air bersih sampai dengan 2400 jiwa. 

 

“Dan anggaran dari APBN dalam pembuatan kedua sumur bor ini senilai Rp.800juta,” terang Kasminto saat menghadiri peresmian sumur bor di Desa Purworejo, Kamis (10/1).

Diketahui, pada tahun 2018, Kementerian ESDM berhasil membangun sumur bor sebanyak 2.290 unit, tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan kapasitas debit air bersih mencapai sekitar 144,4 juta m3/tahun, yang dapat melayani sebanyak kurang Iebih 6,6 juta jiwa. Sumur bor tersebut tersebar di 33 provinsi dan 312 kabupaten. Seiring dengan keberhasilan program ini dalam mengentaskan permasalahan air berih di daerah sulit air, Kementerian ESDM yang didukung oleh DPR RI Komisi VII sebagai mitra kerja berupaya terus menambah anggaran program ini agar dapat menjangkau masyarakat di daerah sulit air yang lebih banyak.

BACA :  Dinas Kesehatan Terapkan PHBS Melalui Pengelolaan Sampah

“Dimana jumlah daerah sulit air bersih di Indonesia, baik karena langkanya sumber air bersih atau karena kualitasnya yang kurang baik, masih cukup banyak, yang ditandai dengan masih banyaknya permintaan bantuan sumur bor air tanah dalam dari berbagai wilayah di Indonesia. Dan program ini pro terhadap kesejahteraan masyarakat, yaitu pengentasan daerah sulit air bersih melalui pengeboran air tanah dalam. Dan rncanaya pada 2019, kementerian ESDM akan kembali membangun sebanyak 750 sumur bor yang tersebar diseluruh Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan, melihat secara geografis di Kabupaten Pesawaran yang masih terdapat daerah yang kesulitan air, terutama saat musim kemarau, Pemda Pesawaran juga menurutnya telah memiliki program serupa melalui APBD. Namun, diakuinya anggaran yang digunakan tidak sebesar seperti yang telah dilakukan oleh Kementerian ESDM. 

BACA :  Pemkab Pesawaran Targetkan Puskesmas Rawat Inap Setiap Kecamatan
 

“Kalau yang kami bangun mungkin setengahnya dari ini (sumur bor bantuan ESDM). Tapi prinsipnya adalah penanggulangan air bersih di masyarakat menjadi prioritas utama dalam pembangunan jangka pendek dan jangka menengah kami,” jelasnya.

Terkait bantuan sumur bor dari Kementerian ESDM tersebut, lanjut Bupati, mewakili masyarakat khususnya Desa Purworejo menyampaikan terima kasih atas bantuan pemerintah pusat kepada masyarakat di Bumi Andan Jejama yang diharapkan dapat menambah manfaat dan menjadi solusi masyarakat untuk pemanfaatan air bersih.

 

 “Dan kedepan bantuan ini dapat dikelola dengan baik dan tidak ada yang boleh mengklaim bahwa ini milik personil. Karena ini milik seluruh masyarakat Desa Purworejo. Dan saya juga berharap Bumdes nya juga sudah membuat pola dan mengkoneksikan antara sumur bor dari Pamsimas dan sumur bor dari Kementerian ESDM agar dapat langsung masuk kerumah-rumah masyarakat,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Pj. Kepala Desa Purworejo, Sutopo menyampaikan terimakasih atas bantuan sumur bor yang telah diberikan oleh Kementerian ESDM dan Pemkab Pesawaran.

 
 “Mudah-mudahan bantuan ini dapat kami manfaatkan untuk masyarakat dan insyaallah masyarakat kami tidak lagi mengalami kekeringan,” pungkasnya. (Adv)
 
BAGIKAN