KMPB Bangkitkan Seni Pelajar Melalui Pentas Seni

837
Iwan J Sastra – Kabaret SDN 1 Kalianda saat tampil di atas panggung kesenian wisata kuliner, Kalianda (dermaga bom, red), pada acara pentas seni (Pensi) Pelajar, Sabtu (15/10) malam.

KALIANDA – Komunitas Malam Puisi Bersama (KMPB) Lampung Selatan memeriahkan acara Pentas Seni (PENSI) Pelajar dengan mempersembahkan pertunjukan kabaret pendidikan yang ditampilkan oleh siswa-siswi SDN 1 Kalianda.

Pentas Seni Pelajar Lamsel 2016 yang bertemakan “Hanggum Jadi Ulun Lappung” ini, digelar KMPB di panggung kesenian wisata kuliner, Kalianda (Dermaga Bom’red), Sabtu (15/10) malam.

Pantauan Radar Lamsel, kelompok kabaret SDN 1 Kalianda Pimpinan A. Rifa’i, S.Pd ini berhasil mencuri perhatian ratusan penonton yang menyaksikan pentas seni pelajar di panggung kesenian wisata kuliner Kalianda.

Kemampuan seni kabaret para generasi penerus bangsa ini sempat mengocok perut para penonton, tak terkecuali Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamsel Hj. Fauziah Arief, SH yang turut hadir menyaksikan pagelaran seni tersebut bersama Kepala SDN 1 Kalianda A. Rifa’i.

Selain menampilkan seni kabaret, pada gelaran pensi pelajar itu KMPB Lamsel juga menyuguhkan pertunjukan kesenian lainnya seperti live biola dan piano, monolog, teater, puisi dan seni musik gitar tunggal.

BACA :  Pengesahan Raperda APBD Penuh Catatan

Ketua KMPB Lamsel Amir Coboy mengatakan, digelarnya pentas seni pelajar ini, dalam rangka menumbuhkan rasa cinta terhadap seni di kalangan pelajar Lampung Selatan.

“Kenapa kami selaku penyelenggara menggelar pertunjukkan ini fokus kepada pelajar, karena KMPB Lamsel ingin berupaya membangkitkan kesenian di kabupaten ini (Lamsel, red) khususnya dikalangan pelajar. Dengan harapan kesenian di Lamsel benar-benar mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah,” ujar Amir Coboy saat ditemui di sela-sela acara, kemarin malam.

Pada kesempatan itu, Kepala Disparbud Fauziah Arief menyampaikan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada komunitas malam puisi bersama yang telah berperan aktif dalam menghidupkan kesenian di kabupaten berjuluk gerbang krakatau ini, khususnya dibidang seni peran, puisi dan monolog, serta teater.

Fauziah berharap, agar kiranya pihak sekolah dapat terus memberikan pembinaan terhadap para pelajar, agar kegiatan pentas seni pelajar ini tidak hanya berhenti sampai disini. Karena menurutnya, pelajar yang memiliki keinginan untuk bermain seni peran, monolog dan juga teater, itu sudah sangat langka di zaman sekarang ini.

BACA :  Kriteria Sekda “Idaman” Dibocorkan

“Kami selaku dinas yang membidangi soal kesenian di kabubaten ini berharap, semoga para pelajar yang mengikuti kegiatan ini agar diberikan pembinaan, karena di zaman yang semakin modern seperti sekarang ini, pelajar yang mau berkesenian itu sangat jarang, apa lagi kesenian yang dimainkan berupa seni teater, kabaret dan monolog serta puisi,” terangnya.

Fauziah menambahkan, pembinaan tersebut perlu dilakukan agar kedepanya para pelajar bisa menyalurkan bakat dan harapan terhadap kesenian yang ada di Indonesia, serta generasi muda dapat mengapresiasi kesenian dan berkreasi diluar pendidikan formal.

“Pemerintah daerah tentunya sangat mengapresiasi dan mendukung semua kegiatan yang memberikan ruang terhadap para pelajar maupun remaja Lamsel dalam hal berkesenian,” pungkasnya. (iwn)

BAGIKAN