Kominfo Bangun BTS di Area Blank Spot

13
Ilustrasi Berita
GEDONGTATAAN – Setelah mengatasi permasalahan sinyal komunikasi di wilayah pariwisata Pulau Pahawang, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pesawaran bersama stake holder terkait dalam waktu dekat rencananya akan kembali membangun sebanyak tiga Base Transceiver Station (BTS) di wilayah lain yang tidak terjangkau sinyal alias blank spot.
Menurut Kepala Diskominfo Pesawaran, Syafei, ketiga titik pemasangan BTS tersebut berada di Desa Babakan Loak Kecamatan Kedondong, Desa Way Urang Kecamatan Padang Cermin dan Desa Sukamaju Kecamatan Punduh Pedada. 
 
“Dan ketiganya merupakan provider dari telkomsel. Sementara untuk Desa Caringin Asri Kecamatan Way Ratai masih dalam proses pengajuan kepada pihak provider mana yang nantinya bersedia,” ujar Syafei, Minggu (13/10).

BACA :  M Nasir Lamar PPP

Dikatakanya, proses pemasangan ini ditindaklanjuti atas permohonan dari warga diwilayah-wilayah tersebut. Sebab selama ini mereka masih kesulitan dalam berkomunikasi. 

 
“Warga juga sudah menyiapkan lahan untuk lokasi pembangunan towernya (BTS,Red). Bahkan nantinya sinyal tersebut tidak hanya dapat dirasakan warga desa itu saja, namun juga dapat menjangkau desa-desa lain disekitarnya,” jelasnya.

Diakuinya, hingga saat ini masih banyak perkampungan yang belum terjangkau sinyal seluler, terutama di wilayah pedalaman. Padahal dikatanya layanan seluler sangat dibutuhkan untuk membuka akses komunikasi masyarakat yang kini mulai berkembang.

BACA :  Menderita Lumpuh Selama 18 Tahun, Janda Anak Satu Membutuhkan Bantuan
 
 “Meskipun infrastruktur telah berkembang pesat, namun memang sarana komunikasi masih belum terjangkau,” katanya.

Selain akan membangun BTS di tiga titik lokasi tersebut, tambah Syafei, dalam waktu dekat sebanyak tiga titik tower BTS di Desa Pejambon dan Trisno Maju Kecamatan Negerikaton akan segera beroperasi. Hal tersebut menyusul telah diselesaikanya pembangunan tower tersebut pada awal tahun lalu.

 
 “Untuk tower yang berada di Desa Pejambon, itu dari provider Smartfren. Sedangkan di Desa Trisnomaju ada dua tower yakni Telkomsel dan Smartfren. Dan ketiganya masih dalam proses pengurusan izin,” tandasnya. (Rus)
BAGIKAN