KPQN Targetkan 2 Ribu Muslimin Lampung Bebas Buta Huruf Al-Quran

290

GEDONGTATAAN – Kafilah Pembelajaran Al-Quran Nusantara (KPQN) Lampung menargetkan 2000 kaum muslimin di Lampung bebas dari buta huruf Al-Quran pada 2018 ini melalui metode Tsaqifah.

Ketua KPQN Lampung, Fitrioko mengatakan berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013 diketahui 54 persen dari populasi kaum muslimin di Lampung masih buta huruf Al Quran.  Bahkan data dari dewan dakwah indonesia Lampung pada 2017 bertambah menjadi 65 persen.

“Sungguh miris kita di Indonesia yang mayoritas umat muslim sebagian besar kaum muslimin belum bisa membaca Al Quran,” kata Fitrioko saat kegiatan tablig akbar di Masjid Ar Royyan Pesawaran, Minggu (6/5).

Dijelaskan, KPQN mempunyai misi diantaranya yakni membebaskan kaum muslimin Indonesia dari buta huruf Al Quran, menumbuhkan rasa cinta terhadap Al Quran. Program yang dilaksanan diantaranya gerakan nasioanl ayo mengaji, gerakan mengaji dari nol yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan tebar wakaf buku tsaqifa.

“Tahun ini khususnya di lampung kita  akan mengaji di 50 Masjid di Lampung khususnya di bulan suci ramadhan nanti. Maka untuk mencapai target pengentasan 2000 kaum muslimin di Lampung bebas dari buta huruf al quran, kami butuh dukungan dari semua pihak,” terangnya.

Dalam kegiatan yang dihadri sekitar 300 peserta dari seluruh Lampung tersebut, metode yang digunakan untuk belajar cepat baca Al Quran yakni metode Tsaqifa yakni metode praktis  dalam lima kali pertemuan sudah dapat membaca al quran. Dimana pengenalan 28 huruf hijaiyah diajarkan kepada para peserta secara praktis melalui bahasa latin. Sehingga mudah difahami oleh anak-anak bahkan orang dewasa dan orang tua.

“Ada dua konsep yakni bagaimana anak-anak kita mau memghafal Al Quran dan pengentasan buta huruf Al Quran. Dan program ini yang kita gaungkan pada kegiatan tabligh akbar ini,” imbuhnya.

Diakuinya, selain mengaji serempak di 50 Masjid seluruy Lampung untuk penuhi target pengentasan buta huruf Al Quran sebanyak 2000 kaum muslimin tersebut, pihaknya juga melakukan tebar wakaf buku Tsaqifah. Dan untuk penuhi target itu, pihaknya dibantu 50 instruktur. Untuk itu pihaknya mengajak seluruh kaum muslimin untuk menjadi relawan pengentas buta huruf Al Quran baik sebagai penggerak atau guru dan menjadi donatur.

“Buku Tsaqifah yang saat ini tersedia baru sekitar 200 buku. Sedangkan jika target pengentasan 2000 kau muslimin di Lampung, maka kita masih membutuhkan lagi sekitar 1500 buku Tsaqifah. Untuk itu kami mengajak agar kaum muslimin dan relawan untuk beramal jariah untuk turut serta pada program ini,” tandasnya.

Diketahui dalam kegiatan tersebut KPQN juga membagikan Al Quran dan buku Tsaqifah kepada beberapa pengurus masjid di Lampung secara simbolis yakni Masjid Al Falah  di Candi Wulan, Masjid Al-Karomah Candirejo, Masjid Nurul Huda Rejo Sari, dan Masjid Ar Rohman Purwosari. (Rus)

 

BAGIKAN