Lahan Asrama Polres Kebakaran

766
Petugas BPBD Lamsel berupaya mematikan titik-titik api pada peristiwa kebakaran lahan yang menimpa lahan di Asrama Polres Lamsel, kemarin. (foto Idho Maisaputra)

KALIANDA – Musibah kebakaran lahan kosong kembali terjadi di Kota Kalianda. Kali ini, lahan kosong kering di areal perumahan dinas/asrama Polres Lampung Selatan terbakar, Selasa (27/10).
Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, api tersebut diduga berasal dari pembakaran sampah yang berada di lokasi tersebut. Karena kondisi angin cukup kencang, membuat api cepat menjalar dan membakar seluruh rumput kering dilahan tersebut.
Kebakaran lehan tersebut, mulai meluas sekitar pukul 10.30 WIB. Namun, hingga pukul 11.30 WIB petugas masih berupaya memadamkan titik-titik api yang masih mengeluarkan kepulan asap.
Menurut keterangan warga setempat, sumber api tersebut berasal dari api pembakaran sampah. Dia mengatakan, musim kemarau ini menjadi salah satu faktor utama penyebab api cepat merambat.
“Katanya itu dari pembakaran sampah. Mungkin karena kemarau ini api langsung cepat meluas. Baruntung petugas pemadan merespon cepat untuk melakukan pemadaman,”kata saksi mata yang tidak mau menyebutkan namanya itu.
Sementara itu, Lurah Wayurang, Kecamatan Kalianda Zailani yang ikut menyaksikan proses pemadaman di lokasi mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah melayangkan surat edaran (SE) kepada masyarakat supaya tidak melakukan pembakaran sampah dilokasi-lokasi yang berpotensi dapat menyebabkan kebakaran.
“Setiap ada kesempatan kami selalu memberikan himbauan. Bahkan, pada rapat-rapat di tingkat RT kami sudah sampaikan agar tidak membakar sampah tanpa pengawasan. Karena kondisi cuaca kemarau seperti ini, sehingga mudah sekali menyulut terjadinya kebakaran,”singkat Zailani.
Diketahui, Pemkab Lamsel menurunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ditambah dengan satu unit kendaraan watercanon untuk memadamkan api dilokasi tersebut. (idh)

BACA :  Jadwal Acak Trantibum, Upaya Penertiban Kota
BAGIKAN