Lamsel Baru Miliki 2 Posko Penanggulangan Bencana

1106
ILUSTRASI

KALIANDA – Kabupaten Lampung Selatan termasuk daerah rawan bencana alam. Daerah yang kelilingi laut dan pegunungan ini berpotensi bencana alam, seperti stunami, longsor, banjir, angin puting beliung dan bencana lainnya.
Untuk itu, dibutuhkan penanganan tanggap darurat dengan cepat jika terjadi bencana disetiap wilayah atau kecamatan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan baru mendirikan 2 posko penanggulangan bencana alam. Idealnya, posko tersebut didirikan di setiap kecamatan.
Pemkab Lamsel melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini baru mendirikan 2 posko yakni, di Kecamatan Natar dan Ketapang. Dua posko itu akan bergerak cepat jika terjadi bencana di kecamatan sekitarnya.
Kepala BPBD Lamsel Drs. Darmawan, M.Si mengakui menemui kendala untuk mendirikan posko-posko penanggulangan bencana di setiap kecamatan. Salah satunya adalah keterbatasan personil dan alat penanggulangan bencana.
“Satu posko minimal terdapat 20 personil. Selain itu, alat-alat penanggulangan bencana juga sangat terbatas. Yang dibutuhkan untuk membuat posko penanggulangan bencana adalah tenda, perahu karet, mobil pemadam kebakaran (Damkar), alat berat dan kendaraan operasional,” kata Darmawan, kemarin.
Saat ini BPBD Lamsel memiliki 75 personil yang siap terjun kelapangan setiap saat. Sejumlah personil saat ini kata Darmawan, sudah ditempatkan di posko-posko penanggulangan bencana yang sudah diberdiri seperti Kecamatan Ketapang dan Natar.
“Kecamatan-kecamatan yang perlu di bangun posko penanggulangan bencana ini seperti di Kecamatan Jatiagung, Katibung dan Tanjungbintang. Wilayah ini cukup luas dan jauh dari Kalianda serta kecamatan lainnya yang sudah dibangun posko,” kata Darmawan yang berharap APBD Perubahan anggaran untuk mendirikan posko itu bisa dianggarkan Pemkab Lamsel.
Diketahui, awal tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan mendirikan posko penanggulangan bencana di Kecamatan Ketapang. Posko penanggulangan bencana tersebut untuk sementara bergabung di kantor Kecamatan Ketapang.
Untuk perlengkapan awal, BPBD Kabupaten Lampung Selatan melengkapi sejumlah peralatan, diantaranya satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), satu unit perahu karet, satu unit mesin alcon, satu unit sepeda motor dan sejumlah alat-alat keselamatan.(man)

BACA :  Nanang : Doakan Saya jadi Plt Bupati yang Amanah
BAGIKAN