Lamsel Harus Siap Sambut Era Baru KEK

156

KALIANDA – Publik Lampung Selatan diminta mempersiapkan diri menyambut era baru manivestasi infrastruktur oleh pemerintah pusat di kabupaten ini.

Sebab, mau tidak mau dalam beberapa tahun kedepan perubahan signifikan akan dialami kabupaten berjuluk gerbang krakatau ini. Tinggal seperti apa kesiapan publik menyambut era tersebut, apakah berubah kearah positif atau justru negatif?.

Itu diungkapkan Plt. Bupati Nanang Ermanto. Ia berpandangan semua elemen harus ikut andil mempersiapkan diri dalam memajukan daerah. “ Perubahan ke arah sana tidak dapat dipungkiri tinggal bagaimana kesiapan semua elemen menyambut perubahan itu,” kata Nanang di Kalianda usai mengunjungi Kecamatan Rajabasa, Selasa (3/10) kemarin.

Politisi PDIP ini menegaskan, keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mesti dimanfaatkan dengan baik. Begitu juga dengan adanya dermaga eksekutif yang digadang-gadang mempersingkat waktu penyebrangan hingga satu jam.

“ Artinya jutaan orang akan lalu-lalang dikabupaten kita, apakah kita hanya ingin jadi penonton? Tentu tidak, momentum ini perlu dimanfaatkan oleh semua pihak. Perubahan dimulai dari desa dari individu masing-masing,” ucapnya.

Nanang melihat, pemerintah pusat tengah serius menjadikan Lamsel sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Itu dikuatkan dengan rencana pengadaan tiga ribu hektar lahan di Way Pisang Kecamatan Ketapang. Kawasan tersebut, kata dia, bakal dijadikan sektor industri kelak.

“ Setelah pemerintah pusat membangun infrastruktur yang ada maka mulai dikembangkan ke ranah lain. Kita lihat di tiap kecamatan yang ada di Lamsel potensinya apa. Kalau potensinya wisata maka jaga kebersihan alamnya. Jaga keramah tamahannya karena orang akan datang ke Lamsel oleh keindahan alamnya yang tak kalah dengan Bali dan sekitarnya,” sebut dia.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Lamsel Budiman Dabo mengamini bahwa perubahan itu tak dapat terelakkan. Bahkan cenderung bagai dua sisi yang berbeda.

“ Seperti dua sisi mata pisau, orang akan cepat datang dan cepat pula untuk meninggalkan Lamsel dengan fasilitas infrastruktur yang ada saat ini,” ucapnya.

Darisana, lanjut Budiman, Lamsel sudah mesti punya ancang-ancang dengan menyusun perencanaan pembangunan daerah dengan matang. “Ubah mindset lama dengan memulai pola pikir yang lebih produktif dan kreatif. Semua bisa diwujudkan dengan kerjasama satu sama lain,” ujarnya menanggapi.

Diberitakan sebelumnya, Lampung Selatan jadi salah satu kabupaten yang masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Rencana tersebut dikuatkan dengan proyeksi pengembangan industri di Way Pisang Kecamatan Ketapang.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lamsel Wahidin Amin mengamini hal tersebut. Lamsel, kata dia, ketempatan masuk radar KEK.

“ Pemerintah pusat memproyeksikan kawasan industri disini (Lamsel ‘red) itu tak terlepas dari keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dibangun di provinsi Lampung,” kata Wahidin kepada Radar Lamsel.(ver)

BAGIKAN