Lamsel Rawan Bencana Alam

1023
ILUSTRASI

KALIANDA – Kabupaten Lampung Selatan termasuk wilayah rawan bencana alam. Hampir semua kecamatan di kabupaten ujung Sumatera ini berpotensi bencana alam, seperti stunami, banjir rob, longsor, angin puting beliung dan kebakaran.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan Drs. M. Darmawan, MM, letak geografis Kabupaten Lampung Selatan yang dikelilingi pantai dan pegunungan menjadikan Lamsel dikategorikan rawan bencana alam.
Dia menyebutkan, kecamatan yang berada di garis pantai menjadi rawan bencana stunami, banjir rob dan abrasi. Seperti Kecamatan Ketapang, Bakauheni, Rajabasa, Kalianda, Sragi, Sidomulyo dan Katibung.
Selanjutnya daerah rawan bencana longsor adalah Kecamatan Rajabasa, Penengahan dan Bakauheni karena daerah ini dibawah kaki gunung Rajabasa. Kemudian potensi bencana banjir berada di Kecamatan Natar, Sidomulyo, Tanjungsari, Tanjungbintang, Katibung, Candipuro, Palas, Sragi dan Bakauheni. Sementara potensi bencana puting beliung bisa terjadi disemua wilayah Lamsel.
“Bisa dikatakan semua wilayah di Lamsel berpotensi bencana, seperti stunami, banjir rob, longsor, angin puting beliung dan kebakaran. Karena letak geografis dikelilingi pantai dan pegunungan,” ujarnya.
Darmawan menambahkan, saat ini BPBD Lamsel memiliki 75 personil yang siap terjun kelapangan setiap saat. Sejumlah personil saat ini kata Darmawan, sudah ditempatkan di posko-posko penanggulangan bencana yang sudah diberdirikan seperti Kecamatan Ketapang dan Natar.
“Kita siaga 24 jam terhadap kemungkinan bencana yang terjadi di wilayah Lamsel. Kami juga akan berkoordinasi dengan dinas intansi terkait soal bencana,” pungkasnya. (man)

BACA :  KKI Dituntut Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk
BAGIKAN