LPA Pesawaran Sosialisasi Bahaya Gadget dan Game Online

5
LPA Kabupaten Pesawaran melakukan sosialisasi bahaya gadget dan game online.
GEDONGTATAAN – Meningkatnya anak dibawah umur kecanduan penggunaan gadget dan game online, disebabkan dengan pola asuh anak yang salah diterapkan oleh orang tua saat di rumah.
 
“Sudah bukan rahasia umum lagi, kalau anak-anak di rumah, orang tua ingin beres beres rumah atau masak, biar tidak rewel anak anak itu dikasih gadget biar mereka diam, itu yang mengakibatkan anak menjadi kecanduan gadget,” jelas Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Pesawaran Evi Susina, saat melakukan kampanye bahaya penggunaan gadget dan game online di tugu pengantin, Selasa (3/12)
 
Dirinya juga mengatakan, dalam kegiatan tersebut, pihaknya mengikut sertakan sejumlah anak-anak usia dini beserta orang tua untuk diberikan edukasi terkait bahaya gadget dan game online.
 
“Kita sudah mengetahui gadget dan game online sudah banyak memakan korban terutama anak anak kecil, nah disini peran orang tua sangat besar untuk menangkalnya, oleh karena itu orang tua juga kita libatkan diacara ini agar mereka memahami bahaya gadget dan game online. Untuk itu saya berharap dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menimbulkan kesadaran bagi orang tua untuk mengontrol kegiatan anak yang berkaitan dengan gadget,” paparnya.
 
Kedepan, pihaknya akan melaksanakan kegiatan tersebut hingga ke sekolah-sekolah, baik itu Paud, TK, SD, ataupun SMP yang ada di Kabupaten Pesawaran.
 
“Kedepan kita akan bekerja sama dengan dinas pendidikan, untuk melakukan sosialisasi bahaya gadget ini ke sekolah. Dan saya berharap kepada pemerintah Kabupaten Pesawaran, agar dapat mengeluarkan peraturan yang melarang anak-anak membawa gadget ke sekolah,” tegasnya.
 
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Binarti Bintang mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran mendukung penuh seluruh kegiatan yang berkaitan dengan perlindungan anak.
 
“Saya menyampaikan salam hangat dari bapak Bupati Pesawaran untuk kita semua, karena Pak Bupati seperti yang kita ketahui sangat menyayangi anak anak kecil, artinya kegiatan positif untuk tumbuh kembangnya anak seperti ini sangat kita dukung,” jelasnya.
 
Dirinya berharap, orang tua ikut serta membantu program yang digagas dan memberikan alternatif lain kepada anak agar anak memiliki aktivitas lain yang lebih bermanfaat.
 
“Harus ada alternatif bagi anak, jadi mereka bisa meninggalkan kebiasaan bermain gadget namun tetap aktif di masa pertumbuhan,” pungkasnya. (cw1/esn)
BACA :  Tingkatkan Sistem Administrasi Pengelolaan Pajak, Pegawai Bapenda Diberi Pelatihan Simpad
BAGIKAN