Medsos untuk Hal yang Positif

697
Nama: Rizky Lestari Ttl: Kalianda, 22 Mei 1994 Alamat: Perumahan Sinar Waluyo Hobi: Melukis Makanan dan minuman favorit: Nasi Goreng, Es Jeruk Media sosial: Instagram: @rizkylestari_22, Facebook: Rizky Lestari

Sebagian besar masyarakat, baik muda dan tua mengenal media sosial (Medsos). Ya Medsos, tempat dimana banyak orang-orang yang mengekspresikan diri melalui status dan foto-foto yang di upload melalui medsos seperti Instagram, Facebook, Twitter dan lainnya.

Bisa dibilang meng-upload foto di medsos merupakan hal yang wajib dilakukan. Namun semua itu tidak ada dalam pandangan Rizky Lestari, dara cantik berusia 22 tahun ini.  Perempuan berjilbab ini menilai media sosial bukanlah tempat yang tepat untuk mengekspresikan diri kearah yang negatif.

“Emang nggak apa-apa, cuma menurut aku nggak tepat saja kalau terlalu sering upload foto-foto disitu (medsos),” ujar Rizky ini kepada Radar Lamsel saat ditemui di kedai Sop Duren dikawasan Kalianda, Selasa (27/12).

Dara cantik yang mempunyai hobi melukis ini menjelaskan, media sosial seharusnya menjadi tempat yang baik untuk mengekspresikan diri. “Banyak orang yang melihat, bahkan semua orang dunia melihat. Jadi kalau terlalu tampil sembrono dan asal upload foto, apalagi kita (Cewek) kan, takutnya malah jadi omongan orang,” ujar dara yang akrab disapa Tari ini.

Menurut perempuan asal Perumahan Sinar Waluyo, Kelurahan Wayurang, Kalianda ini, salah satu cara terbaik menggunakan sosial media selain mengupload foto yang terkesan sembarangan, juga ikut berkomentar mengenai berbagai status di media sosial yang selama ini dianggap terlalu vulgar.

“Media sosial itu sebuah tempat hiburan untuk mengekspresikan diri. Tapi ya itu tadi, jangan terlalu aneh dan jangan sampai merugikan orang lain. Untuk masalah pribadi coba lebih dibicarain sama keluarga atau temen, mungkin mereka bisa kasih solusi yang lebih baik,” katanya.

Alumni MAN Kalianda tahun 2012 ini menginginkan para pengguna media sosial agar bisa digunakan untuk menghibur orang lain, memberikan masukan untuk orang lain dan memotivasi. “Jangan sampai memberikan contoh yang tidak baik kepada pengguna media sosial lainnya. Apalagi sekarang anak SD aja udah punya medsos, jadi jangan sampai mereka mencontoh yang nggak baik yang bisa merusak masa depan bangsa,” harapnya. (rnd)

BAGIKAN