Melalui Shalat Berjamaah, Koharuddin Ingatkan Waspadai Orang Asing

459
Randi Pratama – Forkompimcam Penengahan berfoto bersama tokoh masyarakat, tokoh agama usai menjalankan shalat Subuh berjamaah di Desa Pisang.

PENENGAHAN – Untuk menekan angka kriminalitas dan peredaran narkoba, masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap orang asing yang memasuki wilayah desa. Sebab tidak dipungkiri, orang yang tidak dikenal memang saat ini tengah menjadi sorotan lantaran banyaknya tindakan atau aksi kriminalitas yang terjadi.

Demikian pesan yang disampaikan Camat Penengahan Drs. Koharuddin saat melaksanakan kegiatan shalat Subuh berjamaah bersama Forkompimcam, kepala desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama desa setempat di Desa Pisang, Minggu (23/4).

Koharuddin mengatakan, masyarakat harus selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal meski orang itu tidak melakukan gerak-gerik yang mencurigakan. “Tapi sebagai warga masyarakat, kita tetap harus waspada. Bila perlu kita cari informasi darimana desa orang itu dan apa tujuannya datang ke desa kita,” kata Koharuddin.

BACA :  Nanang Raih Penghargaan Nasional Urutan IV

Selain meminta masyarakat waspada terhadap orang asing yang dikhawatirkan membawa dampak peredaran narkoba dan tindak kejahatan, Koharuddin juga meminta masyarakat agar mewaspadai pendatang asing dari luar yang ingin menetap di desa.

“Kita hanya ingin memastikan bahwa orang yang ingin menetap tinggal di desa kita itu adalah orang yang tidak membawa pengaruh buruk dan membawa pengaruh negatif seperti paham aliran keras dan terorisme,”jelasnya.

BACA :  THR untuk THLS Tanggungjawab Kepala OPD

Pada kesempatan itu, Koharuddin juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar lebih membiasakan diri untuk melaksanakan shalat berjamaah di masjid sesuai dengan instruksi Bupati Lampung Selatan Dr. H. Zainudin Hasan, M.Hum.

“Sesuai dengan arahan bapak bupati, sebagai masyarakat muslim kita harus senantiasa melaksanakan shalat berjamaah. Kemudian menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan dengan bergotong-royong bersih-bersih masjid dan lingkungan desa,” katanya.

“Serta mendukung program pembangunan desa baik yang berasal dari program kabupaten maupun yang berasal dari perencanaan desa,” pungas Koharuddin. (rnd)

BAGIKAN