Musrenbangcam Tanjung Sari Fokus Usulkan Pembangunan Jalan

228

TANJUNG SARI – Pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanjung Sari berlangsung hikmad, Kamis (14/2) kemarin. Delapan Kepala Desa (Kades) sepakat untuk melanjutkan usulan pembangunan jalan di desanya masing-masing. 

Berlangsung di lapangan Desa Sidomukti, Kecamatan Tanjung Sari, Musrenbangcam yang dibuka langsung oleh Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto itu juga dihadiri anggota DPRD Lamsel Fuji Sartono. 

Camat Tanjung Sari Rahmad Hadi mengatakan, pelaksanaan musrenbang tahun 2019 yang mengunakan sistim e-planing sama sekali tidak menyulitkan kades. “Alhamdulillah semua sudah paham dengan e-planing, jadi pelaksanaannya tidak berlangsung lama,” tuturnya.

Ia mengatakan, dalam usulan tahun 2020 mendatang pihaknya juga mengikuti arahan Plt Bupati Lamsel yakni empat prioritas infrastruktur, dua ekonomi dan dua sosial. “Sesuai arahan pak bupati, semua desa prioritasnya itu,” terangnya.

Rahmad berharap, musrenbang bisa menjadi tolak ukur pihaknya bekerja lebih baik dalam melaksanakan tugas pemerintahan. “Harapan kami dengan musrenbang ini, apa yang diharapkan untuk pembangunan bisa terlaksana,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto juga mengukuhkan anggota BPD se-Kecamatan Tanjungsari. Pelantikan 72 anggota BPD dari 8 desa yang dilaksanakan di lapangan Desa Sidomukti itu disatukan dengan Agenda Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbangcam) Kecamatan Tanjung Sari.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekertaris Daerah Fredy Sukirman, SM, anggota DPRD dapil setempat, Staf Ahli, Asisten, para Kepala OPD, Kepala Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda Kecamatan Tanjung Sari.

Selain memberikan ucapan selamat Nanang juga meminta anggota BPD yang baru dikukuhkan dapat bekerjasama dengan Kepala Desanya. “Saya minta Anggota BPD yang baru dikukuhkan bekerjasama dengan aparat desa untuk memajukan daerahnya”, ujarnya.

“Saya harap setelah pengukuhan ini para anggota BPD yang baru untuk dapat langsung bekerja. BPD bukanlah pengawas kepala desa, BPD adalah mitra Kepala Desa untuk sama-sama memajukan daerahnya”, tutur Nanang. (ADV)

BAGIKAN