Nanang : Kapur Sirih Kok Diganti Permen

146

JATI AGUNG – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menyoroti lemahnya penghargaan terhadap budaya dan negara.

Menurutnya, hal itu merupakan kesalahan para guru yang cenderung menyepelehkan hal-hal kecil seperti menyanyikan lagu mars lampung dan hilamgnya kapur dan sirih dalam prosesi tari sigeh pengunten (siger penguntin). “Mohon diperhatikan, saya kaget kok kapur sirihnya diganti dengan permen,” kata Nanang saat memberikan sambutan dalam Musrenbang Kecamatan Jati Agung di lapangan Desa Margorejo, Selasa (12/2).

BACA :  Plt Bupati Resmikan Puskesmas Karang Anyar

Ia meminta agar Kepala Dinas Pendidikan Lamsel, Tomas Amiriko memperhatikan hal kecil tersebut khususnya kebudayaan dan kecintaan terhadap daerah. “Ini juga saya perhatikan guru-guru malahan tidak ikut bernyanyi mars lampung selatan, bagaimana kita bisa menghayati lagu untuk diaplikasikan dalam kehidupan,” tegasnya.

BACA :  Tahun 2020, Prioritaskan Empat Program

Mantan Anggota DPRD Lamsel ini menegaskan dua hal tersebut untuk diperhatikan. “Saya tegaskan, setiap acara di Lampung Selatan wajib hukumnya menyanyikan lagu mars lampung, dan kapur sirih jangan diganti dengan permen,” pungkasnya. (Cw1)

BAGIKAN