Panorama Gunung Batu Manjakan Wisatawan

14
Rifky - Sejumlah pemuda karang taruna saat membuat spot foto di wisata alam gunung batu, Desa Srikaton, Rabu (9/10).

Karang Taruna Buat Spot untuk Berfoto

TANJUNG BINTANG– Demi kenyamanan wisatawan, wisata alam gunung batu Desa Srikaton kini makin ciamik dengan keberadaan spot foto baru yang disediakan bagi para pengunjung untuk ber-selfie maupun wefie.

Ketua karang taruna Desa Srikaton Joni menjelaskan karang taruna desa saat ini sedang melangsungkan pembuatan spot foto di gunung batu, total tiga spot foto yang dibuat itu di lokasi yang berbeda.

“Ini spot ketiga mas yang kami buat, total karang taruna di desa Srikaton kuranglebih 50 anggota, bagi yang bisa saja melakukan gotong royong membuat spot foto ini, yang lain ada yang masih sekolah ada yang masih kerja juga,” jelas Joni saat ditemui Radar Lamsel di lokasi wisata gunung batu desa Srikaton, Rabu (9/10).

BACA :  Karang Taruna Jaga Kebersihan Gunung Batu

Joni juga mengatakan bahwa karang taruna desa tersebut juga berantusias dalam menjaga kebersihan dan keamanan di lokasi wisata tersebut guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Tadinya tempat yang mau kami jadikan spot foto ini dibawahnya semak belukar semua, peringatan dilarang membuang sampah sembarangan juga sudah kami terapkan, di setiap sudut lokasi wisata juga sudah kami sediakan tempat sampah,” kata Joni.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Srikaton Sugiman mengatakan kenyamanan pengunjung merupakan prioritas, dan dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat desa Srikaton bersntuias menjaga keamanan, kebersihan serta keasrian wisata alam tersebut.

BACA :  PBB Trimulyo Ditarget Rampung Bulan Ini

“Harapan kami masyarakat menyambut dan melayani wisatawan dengan baik dan mau melakukan gotong royong menjaga kebersihan, keasrian dan keamanan dilokasi wisata alam milik desa kami ini,” tutur Sugiman saat ditemui di kantor desa Srikaton.

Sedangkan salahsatu pengunjung asal desa Mulyosari kecamatan Tanjung Sari Gigih(23) mengatakan jika terahir dirinya mengunjungi wisata alam tersebut hingga saat ini mengalami banyak perubahan.

“Saya terahir kesini waktu saya SMA mas, dulunya gunung batu ini masih merata semak belukar, masih rawan karena belum dikelola, saat ini sudah bagus banyak saung dan spot fotonya, pokoknya banyak mas perubahannya,” pungkas Gigih.(CW1)

BAGIKAN