Pastikan 150 Paket DPUPR Proses Lelang

12
Ilustrasi Lelang Proyek

KALIANDA – Buruknya serapan anggaran daerah Pemkab Lampung Selatan yang baru mencapai 52,54 persen pada periode Oktober 2019 masih bisa dimaksimalkan. Pasalnya, saat ini masih terdapat ratusan paket kegiatan yang tengah dilelang oleh Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) Setdakab Lamsel.

Jumlah terbanyak adalah kegiatan pembangunan infrastruktur yang ada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lamsel. Tercatat, sebanyak 150 paket kegiatan infrastruktur yang masih dalam tahap lelang tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP) BLPBJ Setdakab Lamsel.

“Rinciannya, 69 paket berstatus tender ulang dan 81 paket infrastruktur dan irigasi yang baru mulai kita tender atau aploud,” ungkap anggota Pokja ULP BLPBJ Lamsel Al-Munawar dikantornya, Senin (7/10) kemarin.

Dia menjelaskan, dari total 150 paket kegiatan itu didominasi oleh kegiatan infrastruktur jalan. Namun, ada beberapa lainnya yakni kegiatan pembangunan irigasi di berbagai wilayah se-Kabupaten Lamsel.

BACA :  Kenaikan Honor Badan Ad Hoc Didukung dengan ‘Tapi’

“Untuk jumlah nilainya secara keseluruhan saya kurang begitu hafal. Yang jelas, angkanya berkisar mulai dari Rp300 jutaan sampai dengan Rp1,5 Miliar per paketnya. Untuk yang 81 paket kegiatan sedang dalam proses evaluasi sebelum kita buka lelangnya. Bisa di lihat di website,” terangnya.

Dia menambahkan, rentan waktu yang tersisa ditahun ini masih sangat memungkinkan dalam memaksimalkan kegiatan lelang proyek kegiatan. Sebab, pihaknya melakukan proses lelang berdasarkan hasil kajian dari sejumlah pihak.

“Jadi, waktu pelaksanaan kegiatannya dipersingkat. Yang biasanya dikerjakan dalam kurun waktu 120 hari kalender kini menjadi 70 hari. Hal ini sebagai salah satu langkah untuk memaksimalkan serapan anggaran. Kalau untuk kegiatan dari OPD lain ditangani oleh pokja yang lain,” tutupnya.

BACA :  Keluarga Besar SMANSAKA Gelar Peringatan Maulid Nabi

Terpisah, Plt Kepala DPUPR Lamsel Agustinus Oloan Sitanggang mengatakan, sejauh ini tercatat sekitar 113 paket kegiatan yang rampung proses lelang. Beberapa lainnya sudah mulai dikerjakan dan juga tengah menjalani proses penandatangan kontrak oleh pihak ketiga yang dinyatakan sebagai pemenang.

“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, masih ada kemungkinan dan saya optimis serapan anggaran di dinas ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk sisa kegiatan yang masih di tender disisa waktu yang ada juga sangat memungkinkan. Apalagi, sebagian besar infrastruktur yang bisa dikerjakan sesuai dengan masa waktu yang telah ditetapkan,” pungkas Oloan. (idh)

BAGIKAN