PCNU Lamsel Gelar Konfercab, Wakil Ketua : Kok Penyelenggaraannya Diam-diam?

407
Veridial - PCNU Lampung Selatan menggelar Konfercab ke VIII di Desa Sukatani, Kecamatan Kalianda.

radarlamsel.com, KALIANDA – Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama Lampung Selatan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab), Kamis (14/2/2019) siang. Forum tertinggi organisasi ormas Islam terbesar itu digelar di Madrasah Ibtidai’yah (MI) Matras, Desa Suka Tani.

Pantauan radarlamsel.com, Konfercab itu dibanjiri interupsi dari para peserta. Interupsi mulai bermunculan usai Ketua PC NU Lamsel H. Nur Mahfud rampung membacakan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) di era kepemimpinannya.

Para peserta menilai LPj yang disampaikan itu penuh kejanggalan karena tidak memuat laporan secara detail. Apalagi laporan itu terkait bantuan keuangan.

Ketua Fatayat Lamsel Lili mengatakan, dalam LPj yang disampaikan tersebut tidak tercantum bantuan yang berasal dari pengurus Fatayat Lamsel.

“Perlu diketahui Fatayat Lamsel menyumbang Rp17 Juta untuk kepentingan bantuan. Tapi tidak ada laporannya dalam LPj ini. Kalau memang bantuan itu tidak dianggap, ya monggo dikembalikan ke Fatayat,” ungkap Lili memulai interupsi.

BACA :  269 TPS di Kalianda Aman dan Siap Digunakan

Tak hanya soal LPj. Penyelenggaraan Konfercab PCNU Lamsel ke VIII itu juga disoal oleh peserta. Pasalnya, penyelenggaraan Konfercab itu disinyalir digelar diam-diam. Sehingga penyelenggaran itu mengundang tanda tanya warga nahdliyin dan merusak eksistensi NU Lampung Selatan sebagai organisasi ormas Islam terbesar.

Bahkan, saking diam-diamnya penyelenggaraan Konfercab, Wakil Ketua PCNU Lamsel Baha’udin mengaku tak diundang dalam Konfercab tersebut.

“Sebenarnya ini ada apa? Konfercab itu mesti jelas-jelasan. Semua laporan mesti dipaparkan semuanya. Bila perlu di audit, karena saya sebagai Wakil Katua saja tidak diberitahu,” sergah Baha’udin.

BACA :  Listrik Dijamin Prima Terangi Pemilu

Sementara itu, Ketua PCNU Lamsel Nur Mahfud memastikan pelaksanaan Konfercab NU Lampung Selatan telah memenuhi aturan Juklak dan Juknis penyelenggaraan Konfercab. Dalam konfercab itu telah hadir setidaknya 16 MPC NU Lampung Selatan.

“Terkait LPj, mungkin ada kekeliruan dan pengurus Lazisnu sedang berada diluar kota sehingga penjabarannya belum sedetil itu. Secara umum semua aturan terkait Konfercab sudah terpenuhi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Konfercab masih berjalan alot. Beberapa MPC mulai memaparkan pandangan umum ada yang setuju dan tak sedikit yang menolak Konfercab diteruskan. Kendati begitu LPj tersebut tetap diterima forum dengan catatan. (ver)

BAGIKAN