Pelaku Curat Ternyata Teman Korban

248

KALIANDA – ‘Serba kebetulan’. Ungkapan ini sangat tepat disematkan kepada jajaran Satuan Reskrim Polsek Kalianda dalam mengungkap kasus pencuriaan dan pemberatan di wilayah hukumnya, Minggu (28/1) lalu. Ya, dua orang pelaku yang berhasil diamankan kebetulan adalah tersangka pada dua kejadian selama Bulan Januari. Ironisnya, mereka (pelaku’red) juga kebetulan rekan dari korban pencurian yang terjadi pada Sabtu (27/1) pekan lalu.

Kedua tersangka itu adalah Aminudin (23) dan Safrizal (21) warga Dusun Bogol, Desa Harabanjarmanis yang belum genap 48 jam menikmati hasil curian berupa motor matic jenis Honda Beat warna merah dengan nomor polisi (nopol) BE 3472 OP milik rekan sepermainannya Nurain warga Lingkungan Umbul Tengah, Kelurahan Way Lubuk yang terparkir di dalam rumahnya.

Belakangan diketahui, hubungan antara pelaku dan korban bisa dibilang cukup dekat. Apalagi, mereka sering menonton hiburan organ tunggal di desa-desa tetangga dan kongkow bersama.

“Setelah kami amankan pelaku, justru korban Nurain terkejut dan sempat kecewa melihat pelaku adalah temannya sendiri. Mereka bahkan sering berjoget sama-sama pada saat menonton hiburan organ tunggal,” ungkap Kapolsek Kalianda AKP Haryono kepada Radar Lamsel dikantornya, kemarin.

Haryono sendiri mengaku, petugas tidak menyangka kedua pengangguran ini merupakan orang yang sama pada peristiwa pembobolan rumah yang terjadi dua hari lalu. Namun, melihat modus yang sama akhirnya kedua pelaku yang dihadiahi timah panas karena mencoba melarikan diri ini mengakui semua perbuatan jahatnya.

“Pada saat penangkapan, kami hanya fokus melakukan penyelidikan pada kejadian 3 Januari. Tetapi, setelah kami amankan kedua pelaku ini mengakui kalau kejadian yang baru saja itu juga aksi mereka. Dan, kedua barang bukti motor yang dalam proses penjualan langsung kami amankan sebagai barang bukti. Tidak ada motifasi apapun selain untuk kebutuhan hura-hura. Mereka nekat melakukan ini akibat pengaruh minuman keras,” tutupnya.

Di konfirmasi terpisah, Nurain mengaku sangat kesal dan kecewa atas ulah rekannya yang tega mencuri kendaraan pribadinya. Namun, setelah melihat kondisi pelaku yang ditembak petugas rasa iba muncul dari diri korban.

“Memang yang mencuri motor saya adalah teman saya sendiri. Sempat emosi dan marah, tetapi melihat kondisinya sekarang saya kasihan juga. Semoga kejadian ini membuat mereka kapok dan tidak mengulanginya lagi setelah dinyatakan bebas nanti,” pungkas Nurain. (idh)

BAGIKAN