Pelantikan Kades di Ketapang Disambut Antusias Masyarakat

20

Nanang Minta Kades Kelola DD untuk Bangun Desa dan Kesejahteraan Masyarakat

KETAPANG – Plt. Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto melantik sembilan kepala desa (Kades) terpilih pada Pilkades serentak gelombang ke tiga beberapa bulan lalu di dua titik di Kecamatan Ketapang, Rabu (28/8) kemarin.

Sebilan Kades itu, tujuh kades dari Kecamatan Ketapang dan dua diantaranya dari Kecamatan Bakauheni. Pertama, Plt. Bupati Lamsel melantik empat kades di lapangan Desa Karangsari, yakni  Rohgiyanto sebagai Kades Bangunrejo, Hamsin sebagai Kades Ketapang, Mulkan sebagai Kades Legundi dan Saibun sebagai Kades Karangsari, Kecamatan Ketapang.

Kedua, Plt. Bupati Lamsel H. Nanang Ermanto melantik lima kepala desa di lapangan Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang Rabu siang. Mereka yang dilantik adalah I Ketut Sinda Atmita sebagai Kades Sumbernadi, Saiful, SE sebagai Kades Ruguk, I Nyoman Prima Wijaya sebagai Kades Sumur, Kecamatan Ketapang. Sedangkan dua kades dari Kecamatan Bakauheni yakni Kades Semanak Hayubi dan Kades Kelawi Bahtiar Ibrahim.

Pelantikan kades terpilih didua titik di Kecamatan Ketapang dihadiri oleh para Pejabat Struktural, Fokorpimcam dan Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengucapkan selamat kepada para Kepala Desa dan Ketua Tim Penggerak PKK Desa yang baru dilantik.

“Selamat kepada para Kepala Desa dan Ketua Tim Penggerak PKK yang baru dilantik dan terima kasih kepada para Penjabat Kepala Desa yang atas jasa-jasanya yang telah mensukseskan pemilu dan menjalankan roda Pemerintahan Desa hingga terlantiknya Calon Kepala Desa Terpilih pada hari ini,” kata Nanang.

Pada kesempatan itu, Plt. Bupati Lamsel ini memperingatkan kepada para kepala desa yang dilantik agar mengelola keuangan desa untuk pembangunan desa dan mensejahterakan masyarakat. “Waktu saya menjadi Kepala Desa dulu tidak ada yang namanya Dana Desa yang begitu besar hanya ada Bantuan Desa (Bandes) yang jumlahnya hanya belasan juta rupiah,” ujar Nanang yang pernah menjadi Kepala Desa Way Galih dua periode tersebut.

“Para Kades mendapatkan amanah dari masyarakat. Hilangkan semua rasa dendam dan rasa kecewa karena warga masyarakat Pak Kades adalah anak-anak Pak Kades dan Bu Kades. Saya juga meminta kepada seluruh Kades untuk dapat benar-benar memanfaatkan Dana Desa untuk mensejahterakan dan membangun masyarakat desa. Jangan gunakan anggaran desa untuk kepentingan pribadi,” tandas Nanang.

Selain itu, Nanang juga meminta kepada Ketua TP PKK Desa untuk dapat membantu tugas-tugas Kepala Desa melalui program-program PKK di Desanya. “Saya minta pengurus tim penggerak PKK yang baru dilantik dapat membantu tugas-tugas suaminya menjalankan roda Pemerintahan Desa melalui program-program PKK,” pungkasnya.(man)

BAGIKAN