Pelantikan Sudah Dekat

553
Ilustrasi Rolling Jabatan

Peserta Jobfit ‘Manut’ Perihal Rotasi

KALIANDA – Sejumlah pejabat eselon II tengah diselimuti rasa was-was pasca pelaksanaan jobfit yang belum lama digelar. Mereka enggan memberikan komentar saat dimintai statement perihal wacana rotasi jabatan berdasarkan hasil evaluasi tersebut.

          Diketahui, 17 pejabat eselon II yang mengikuti jobfit merupakan para pejabat definitif. Mereka adalah Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lamsel Ir. Mulyadi Saleh, Asisten Administrasi Umum Anas Anshori, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Yusri, SE, MM, Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang Syahlani, SH, MH.

          Di jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yakni Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Qorinilwan, Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Eka Riantinawati, Kepala DPPA Rini Ariasih, Kepala BKD Akar Wibowo, Kepala BPPKB Rohadian, Kepala Dinas Tenaga Kerja Hermansyah Hamidi, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Burhanudin, SH, Kepala Dinas Perhubungan Anasrullah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Thamrin, S.Sos., Kepala Dinas Sosial Dulkahar, A.P., M.Si., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Yansen Mulya, Kepala BPBD I Ketut Sukerta, SE, dan Kepala Badan Kesbangpolinmas Drs. H. M. Darmawan, MM.

BACA :  Dua Ribuan KPM Undur Diri dari PKH

          Saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan jobfit tersebut, para Kepala OPD yang sempat dihubungi Radar Lamsel enggan memberikan komentar panjang. Kebanyakan dari mereka serempak melontarkan kata ‘no coment’.

          “Sebagai abdi negara pada intinya saya siap menerima apapun perintah dari pimpinan. Siap bekerja keras dan loyal terhadap atasan. Di posisi manapun itu sudah menjadi pertimbangan dari pimpinan,” ungkap satu dari 17 peserta jobfit yang meminta Radar tak menyebut namanya, Minggu (14/7).

          Pejabat eselon II lainnya juga memberikan jawaban yang tidak jauh berbeda dari rekan sesama kepala OPD. Menurutnya, evaluasi kinerja merupakan tahapan yang wajib diikuti secara berkala. Terlebih, hal ini dilakukan kepada ASN yang memegang jabatan Kepala OPD.

          “Jobfit ini kan sebagai evaluasi. Jadi wajar dan sah-sah saja dilakukan. Bahkan, kalau bisa secara rutin. Agar, kinerja para pimpinan dinas ini bisa lebih baik. Karena, pimpinan juga ingin daerah menjadi lebih maju dan berkembang melalui program kegiatan yang ada di dinas-dinas,” kata pejabat lain yang minta namanya dirahasiakan dengan alasan khawatir menimbulkan prasangka buruk dari rekan sejawatnya.

BACA :  DPUPR Geber Kegiatan APBD Murni

          Sementara itu, Kepala BKD Akar Wibowo yang menjadi pimpinan leading sector urusan ini juga enggan berkomentar panjang. Dia menyebutkan, nahwa dirinya juga belum mengetahui hasil evaluasi dari pelaksanaan jobfit yang diikuti oleh 17 pebat eselon II tersebut.

          “Jangan tanya ke saya. Pimpinan yang tahu. Karena, hasil dari jobfit ini langsung diserahkan kepada pimpinan dari tim penilai independent,” singkat Akar melalui sambungan telepon.

          Sementara dari Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengisyaratkan kemungkinan pelantikan besar-besaran itu bakal segera dilangsungkan. Mengingat dirinya bakal berangkat ke tanah suci Mekkah antara 17 -18 Juli mendatang.

          “ Iya tanggal 17 berangkat, kalau soal pelantikan itu masih kita rencanakan,” kata Ketua DPC PDIP Lamsel ini saat disinggung soal pelantikan pejabat eselon II.

          Sebelumnya diberitakan, Sinyal rotasi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Lampung Selatan semakin menguat. 17 pejabat eselon II yang baru mengikuti jobfit atau asesmen, disinyalir bakal ditempatkan pada posisi yang sesuai kapasitas dan kapabilitas masing-masing. (idh/iwn)

BAGIKAN