Pelepasan 147 Pelajar SMAN 1 Ketapang Meriah

222
Nyoman Subagio – Prosesi pelepasan 147 pelajar angkatan ke-VI SMA Negeri 1 Ketapang tahun 2019, Sabtu (27/4).

KETAPANG – Pelepasan 147 pelajar angkatan ke-6 SMA Negeri 1 Ketapang berlangsung khidmat dan meriah, Sabtu (27/4). Pelepasan atau penyerahan siswa-siswi dari pihak sekolah kepada orang tua wali murid merupakan agenda setiap tahun setelah selama tiga tahun siswa-siswi mengikuti proses kegiatan belajar mengajar (KBM).

Kemeriahan prosesi pelepasan siswa-siswi kelas XII semakin terlihat ketika suguhan sejumlah kesenian tari dari sejumlah daerah ditampilkan yang dibawakan langsung para pelajar SMA Negeri 1 Ketapang.

Pada puncak acara seremonial pelepasan, prosesi berlangsung khidmat. Pelepasan ditandai dengan penyerahan pelajar dari Kepala SMA Negeri 1 Ketapang Drs. Khoiruddin, M.M kepada perwakilan orang tua wali murid Suyitno, S.Pd diatas panggung dan ditandai dengan pelepasan burung dara oleh kepala sekolah dan perwakilan orang tua wali murid.

Kepala SMA Negeri 1 Ketapang Drs. Khoiruddin, M.M mengatakan, prosesi pelepasan siswa-siswi kelas XII SMA Negeri 1 Ketapang merupakan agenda rutin setiap tahun. Yakni, mengembalikan siswa-siswi kepada orang tua wali murid setelah mengikuti pendidikan selama tiga tahun dibangkus sekolah.

BACA :  Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat, Jaga Hasil Pembangunan

“Tahun ini merupakan angkatan keVI SMA Negeri 1 Ketapang melepas atau mengembalikan siswa-siswi kepada orang tua sebanyak 147 orang. Pelepasan ini digelar setelah para pelajar ke XII selesai mengikuti proses Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dilaksanakan serentak beberapa pekan lalu,” kata Khoiruddin.

Pada kesempatan itu, Khoiruddin yang baru sekitar setahun lebih memimpin SMA Negeri 1 Ketapang mengungkapkan, selain mengutamakan prestasi akademik dan non akademik para pelajar, pihaknya juga menerapkan kedisiplinan dalam lingkungan sekolah. Sebab, katanya, kedisiplinan merupakan kunci kesuksesan untuk meraih cita-cita.

“Kepada para siswa-siswi kelas XII dan orang tua wali murid kami pihak sekolah mohon maaf jika dalam mengikuti proses kegiatan belajar mengajar (KBM) ada hal-hal kurang nyaman karena penerapan kedisiplinan tersebut. Ini (Disiplin) adalah kunci untuk meraih kesuksesan dimasa mendatang,” ujarnya.

Khoiruddin berharap para siswa-siswi yang lulus tahun ini dapat melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi atau perguruan tinggi. “Para siswa-siswi yang dinyatakan lulus sejatinya memasuki fase titik yang sulit. Sebab, jenjang pendidikan formal yang harus ditempuh masih separuh perjalanan. Karena masih ada tingkatan yang lebih tinggi yakni pendidikan strata satu (S1), S2 dan S3. Saya berharap para siswa-siswi kelas XII dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sebagai modal masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

BACA :  Sinkronisasi Dapodik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Akan Bangun Sistem Website di Seluruh Sekolah

Sementara perwakilan orang tua wali murid sekaligus komite SMA Negeri 1 Ketapang Suyitno, S.Pd mengucapkan terimakasih kepada pihak sekolah yang selama ini mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk mendidik siswa-siswi selama tiga tahun.

“Proses KBM selama tiga tahun bukan waktu yang singkat. Kami mengucapkan terimakasih atas kerja keras dewan guru yang telah mendidik anak-anak kami selama tiga tahun. Mudah-mudahan para siswa-siswi yang lulus tahun ini dapat berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkasnya. (man)

BAGIKAN