Pembangunan Rest Area Korbankan Fly Over

262
Veridial - Pengguna jalan tampak hati-hati saat melintasi fly over yang licin berlumur lumpur di Desa Batuliman Indah Kecamatan Candipuro, Senin (20/5).

Fly Over Becek, Pengguna Jalan Menjerit

CANDIPURO – Pembangunan rest area di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Stationing (STA) Desa Batuliman Indah – Karya Mulyasari memicu jeritan pengguna jalan.

          Sebab, lalulintas truk bertonase besar dengan muatan material yang melintas di fly over penghubung dua desa itu menyebabkan jalan berlumur lumpur dan semakin parah kala tersiram air hujan.

          ” Ada pembangunan rest area, truk-truk besar menyeberangi fly over, akhirnya fly over jadi becek begini kalau hujan. Jadi licin dan sering pengendara nyaris kecelakaan di fly over,” kata Misbahudin (38) pengguna jalan kepada Radar Lamsel, Senin (20/5).

          Kondisi ini sudah berbulan-bulan jadi konsumsi warga dua desa itu. Tidak ada upaya apapun dari pemerintah desa untuk mengatasi kesemrautan jalan licin tersebut.

          ” Sudah bulan-bulanan seperti ini, kami melihat truk-truk yang menyuplai meterial ke rest area itu acuh dengan kondisi yang dialami warga. tidak ada upaya untuk melakukan penyiraman atau tindakan responsif lainnya,” ungkap Misbah.

          Warga berharap meski ada kepentingan lebih mendesak terkait percepatan pembangunan rest area tol, seyogyanya kepentingan tersebut tidak sampai mengusik kenyamanan warga sekitar sebagai warga negara Indonesia yang mempunyai hak.

          ” Jangan sampai satu kepentingan mengorbankan kenyamanan dan ketertiban umum. Kami tidak pernah menuntut apapun tapi kalau kondisi ini diabaikan terus kami juga ingin publik tahu kondisi kami,” ungkapnya.

           Sayangnya, Kepala Desa Batuliman Indah Bejo tak dapat dimintai komentarnya perihal keluhan warga terkait fly over becek pasca hujan. Dihubungi selularnya dalam keadaan non aktif.

          Sedangkan Kepala Desa Karya Mulya Sari mengamini fly over tersebut menyambungkan Desa Batuliman dengan Desa Karya Mulya Sari. Ia juga membenarkan adanya pembangunan rest area dilokasi tersebut.

          ” Ada dua fly over, satu lokasinya di Batuliman satu lagi di desa kita (Karya Mulya Sari ‘red) tapi yang kondisinya becek alias berlumpur adalah fly over di Batuliman, kalau di KMS fly over nya retak-retak tapi tidak becek karena truk material rest area tidak lewat KMS,” tandasnya. (ver)

BAGIKAN