Pemkab Bakal Upgrade Sejumlah Perda

506
Idho Mai Saputra – Sekkab Lamsel Ir. Freddy. SM, MM membuka rapat rencana penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lamsel TA 2017 di Aula Krakatau Kantor Bupati Lamsel, kemarin.

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bakal memacu pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2017. Berbagai langkah mulai disiapkan. Salah satunya meng-upgrade ‘senjata’ berupa peraturan daerah (perda) yang dinilai sudah usang.
Terlebih besaran tarif sejumlah perda yang disahkan pada tahun 2011 dan 2012 dinilai tak sesuai sehingga perlu direvisi. Sinyal revisi ini disampaikan Sekkab Lampung Selatan Ir. Freddy saat dimintai keterangannya terkait rapat pembahasan target PAD tahun 2017 di Aula Krakatau Kantor Bupati Lamsel, Selasa (23/8) kemarin.
Menurut dia dalam menetapkan target PAD, Pemkab akan menyesuaikan dengan aturan yang baru. Sehingga, target PAD yang telah ditetapkan bisa tercapai dan maksimal.
“Saat ini Lamsel masih menggunakan Perda lama yang diterbitkan pada 2011 dan 2012. Nanti, kita akan revisi aturan itu untuk memacu peningkatan PAD di tahun 2017,” ungkap Freddy.
Dia juga meminta agar SKPD tidak asal-asalan dalam menetapkan target PAD di satker nya masing-masing. Harus disesuaikan atau disingkronkan dengan sumber PAD yang ada di satuan kerjanya.
“Jika memang dirasa perlu ada perubahan dalam perda mengenai tarifnya, segera dilakukan pembahasan. Sehingga, kita bisa mengusulkannya dalam Prolegda agar bisa mulai diterapkan aturan baru di 2017,”imbuhnya.
Dia berharap, setiap SKPD bisa memaksimalkan target PAD bisa meningkat dari tahun 2016 seperti yang diharapan Bupati Lamsel H. Zainudin Hasan. Dengan begitu, PAD yang besar akan meningkatkan pembangunan daerah yang berimplikasi pada peningkatan perekonomian masyarakat.
“Kepala SKPD di bidang masing-masing harus bisa ambil peluang yang bisa menghasilkan PAD. Jadi mereka harus jeli memanfaatkan sektornya masing-masing. Seperti Dinas Perhubungan harus memanfaatkan pajak parkir dan retribusi parkir yang belum tergarap dan sebagainya,”tutupnya.
Pantauan Radar Lamsel, dalam rapat tersebut rata-rata SKPD target PAD nya dinaikkan antara 10-15 persen dari PAD tahun 2016. Sampai berita ini diturunkan, tim anggaran daerah masih belum menyimpulkan kenaikan target PAD Tahun 2017.
Sementara untuk target PAD Tahun 2016 di APBDP, target PAD Lamsel mencapai Rp171 Miliar dari Rp143 Miliar. Namun, hingga kini belum di sahkan oleh DPRD Lamsel. (idh)

BACA :  Pengolahan Limbah Domestik Sasar 160 Rumah
BAGIKAN