Pemkab Bongkar Tugu Tuping, Tata Ulang Wajah Kota Kalianda

3514
Idho Mai Saputra – Tugu Tuping di Kota Kalianda di copot. Rencananya lokasi tersebut akan dibangun taman dan tugu tuping dialihkan ke kawasan Wisata Kuliner TPI Dermaga Bom Kalianda, Rabu (8/6).

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan membongkar tugu tuping yang berada di pusat Kota Kalianda tepatnya di pertigaan pintu masuk kompleks perkantoran Pemkab Lamsel.
Pembongkaran dilakukan lantaran tugu tupping yang dipasang dilokasi eks Patung Zainal Abidin Pagaralam (ZAP) itu dinilai tidak refresentatif sebagai wajah Kota Kalianda. Terlebih dikawasan itu akan dibangun taman yang terintegrasi dengan kawasan rest area Masjid Agung Kubah Intan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamsel Hj. Fauziah Arief membenarkan pembongkaran itu. Dia juga mengamini jika lokasi tugu tuping itu rencananya akan dibangun taman kota untuk mempercantik pintu masuk Kota Kalianda.
Sekaligus, untuk menunjang keberadaan Masjid Kubah Intan yang wacananya akan menjadi wisata religius di Bumi Khagom Mufakat.
“Tugu Tuping yang telah dilepas atau dicopot ini, rencananya akan dipasang atau di bangun di lokasi Wisata Kuliner TPI Dermaga Bom Kalianda,” jelas Fauziah kepada Radar Lamsel di kantornya, Rabu (8/6).
Kendati demikian pencopotan tugu tuping itu membuat sejumlah masyarakat terkejut. Pasalnya sehari sebelumnya tuping yang berjumlah tiga buah masih terpasang dilokasi. Rupanya pencopotan tugu tuping dilakukan pada Selasa (7/6) malam.
Bahkan sejumlah pegawai dilingkungan Pemkab Lamsel justru khawatir pencopotan tugu tupping dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kami juga kaget. Pagi hari melihat tuping tidak ada,” kata salah seorang pegawai dilingkungan Pemkab Lamsel.
Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, tugu tuping yang berjumlah tiga buah itu dicopot oleh anggota Satpol PP Lamsel. Sekretaris Satpol PP Lamsel Erdandan membenarkan pencopotan itu.
“Karena wajah Kota Kalianda akan ditata. Memang anggota kami yang mencopotnya. Itu berdasarkan koordinasi antara SKPD pemilik aset tugu tersebut,”kata dia. (idh)

BACA :  1.300 Hektar Sawah Puso; Rata-rata Belum Ikut AUTP
BAGIKAN