Pemkab Pesawaran Peringati Haornas 2019

10
Wakil Bupati Pesawaran, Eriawan saat memimpin jalannya upacara peringatan Haornas 2019.
GEDONGTATAAN – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2019. Dimana dalam sambutanya Wakil Bupati Pesawaran, Eriawan meminta kepada masyarakat agar dapat melakukan kegiatan olahraga dimana dan kapan saja dan tidak terpaku dengan fasilitas olahraga yang tersedia.

Hal tersebut menurut Eriawan sejalan dengan tema Haornas tahun ini yakni “Ayo Olahraga, Dimana Saja, Kapan Saja”. “Pembangunan didalam olahraga adalah tidak hanya jasmani, tetapi juga rohani. Dengan sehat rohani kita berarti telah mendukung kebijakan Bapak Presiden tentang Revolusi Mental, serta SDM unggul Indonesia maju,” ujarnya pada kegiatan yang dilaksanakan dilapangan Pemkab Pesawaran, Jumat (13/9).

Dikatakany, olahraga harus menjadi kebutuhan hidup dan menjadi gaya hidup. Permasalahan terbesar saat ini yakni derajat kebugaran masyarakat Indonesia yang masih rendah. Maka dengan Gerakan Ayo Olahraga diharapkan akan menjawab permasalahan tersebut. Dengan kesegaran jasmani yang bagus, dengan kesehatan yang bagus, terutama adik-adik pelajar kita, maka memudahkan lahirnya bibit-bibit yang berpotensi menuju pentas nasional dan dunia dimasa selanjutnya.

BACA :  Polisi Resmi Menahan 17 Panitia Diksar

“Hal ini sejalan dengan pesan Bapak Presiden dalam salah satu janji kampanye yang dikeluarkan oleh Kantor Staf Kepresidenan yaitu perlu pengintegrasian olahraga dengan sistem pendidikan nasional serta perlu menumbuhkan minat masyarakat Indonesia dalam bidang olahraga, sehingga dapat tumbuh menjadi bagian dari budaya dan kepribadian bangsa,” imbuhya.

Apalagi, lanjutnya, pembinaan atlet muda berbakat yang didukung oleh talent identification dan talent scouting yang tepat, telah dibuktikan pula pada perhelatan ASEAN schools Games (ASG) 2019 disemarang, Indonesia tidak sekedar sukses menjadi tuan rumah dan memenuhi target juara umum, namun secara keseluruhan, Indonesia mampu melampaui target dengan mengoleksi 43 Emas, 43 Perak, dan 25 Perunggu.

“Kesuksesan menjadi tuan rumah dalam ajang pertandingan olahraga tingkat Asian menjadi tolak ukur kita untuk menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade tahun 2032. Kita juga berharap pencak silat yang merupakan olahraga asli rakyat Indonesia mampu dipertandingkan dalam ajang bergengsi tersebut. Rangkaian Pencak Silat Road To Olympic telah kita lakukan tidak hanya diskusi-diskusi bersama pakar olahraga, namun telah kita lakukan pelatihan-pelatihan secara profesional di berbagai negara, itu menunjukkan keseriusan kita agar Pencak Silat bisa masuk dalam cabang olahraga yang di pertandingkan di ajang Olimpiade,” terangnya.

BACA :  Nyalon Wabup, Yusak Siap Tinggalkan Kursi DPRD

Selanjutnya untuk optimalisasi, pemassalan dan pembudayaan olahraga, sesuai intruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017 tentang gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS) yang juga ditindak lanjuti denga Peraturan Menpora RI Nomor 18 tahun 2017 tentang Gerakan Ayo Olahraga, kita sama-sama laksanakan Gerakan Olahraga Secara masif dan meluas di semua lapisan masyarakat.

 
 “Semangat mengajak semua lapisan masyarakat untuk melakukan olahraga secara rutin dan secara teratur baik pelajar, masyarakat, pekerja / karyawan, dan semuanya, bahkan warga binaan yang ada di lembaga permasyarakatan,” pungkasnya. (Adv)
BAGIKAN