Pengelola Wardes Dilatih Kelola Bank Sampah

9
Shofyan Apriyansyah – Owners TPID Sahabat Gajah, Tedy Purwoko menerangkan management Bank Sampah Kepada pengelola Wardes se-Kecamatan Sidomulyo di aula Kecamatan setempat, Senin (2/12).

SIDOMULYO – Pengelola Warung Desa (Wardes) se-Kecamatan Sidomulyo, mendapat pelatihan management Bank sampah, oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Sahabat Gajah di aula Kecamatan Sidomulyo, Senin (2/12).

Melaui kegiatan tersebut para pengelola Wardes diberi pembekalan pengelolaan sampah berwawasan lingkungan.

Dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk mulai memilah, mendaur-ulang dan memanfaatkan sampah, sehingga memiliki nilai jual.

Owners TPID Sahabat Gajah Tedy Purwoko mengatakan, Sampah yang menumpuk dilingkungan tempat tinggal masyarakat, sebelum di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), kerap menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

“ Hal itu terjadi, karena masih minimnya kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah dengan bijak dilingkungannya masing-masing,” kata Tedy.

BACA :  Si Jago Merah, Hanguskan satu Rumah Warga

Ia menjelaskan, melalui pembekalan management Bank Sampah dengan sistem terpadu itu, masyarakat didorong rasa kesadaran kolektifnya untuk memilah , mendaur ulang dan memanfaatkan sampah, sehingga memiliki nilai ekonomi.

“ Melalui management Bank Sampah berwawasan lingkaungan ini masyarakat kita dorong untuk memanfaatkan sampah sehingga memiliki nilai jual. Dengan cara memilah sampah yang memiliki nilai ekonomi, sebelum dibuang ke TPA,” jelas Tedy.

Tedy Purwoko menerangkan, dengan adanya sistem terpadu melalui pengelolaan sampah berbasis masyarakat ini, masyarakat diharapkan mampu mengurangi sampah dilingkungan sekitar secara perlahan.

“ Harapannya, dengan adanya Bank sampah ini minimal masalah sampah yang menjadi masalah bersama ini sedikit teratasi,” terangnya.

BACA :  Bidik Ribuan KPM Mundur Tahun Depan

Sementara, pengelola Wardes Sukamarga Sahrun mengatakan, selain menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mengelola dan memanfaatkan sampah dengan bijak, sehingga memiliki nilai ekonomi.

“ Melalui management Bank Sampah sistem terpadu ini, masyarakat sangat terbantu dalam mengatasi persolaan sampah dilingkungan tempat tinggal, yang dinilai kerap menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan,” kata Sahrun.

Pihaknya bersama rekan pengelola Wardes yang lain pun sepakat untuk menindak lanjuti program management Bank Sampah.

“ Kegiatan ini sangat bermanfaat, kami bersama rekan pengelola Wardes yang lain, berupaya untuk mendukung program ini berjalan dengan maksimal,” harapnya. (CW2)

BAGIKAN