Pengelolaan SDA Libatkan Masyarakat

676

PALAS – Guna mewujudkan ketersedian air baku disetiap wilayah atau desa yang manfatanya untuk meningkatkan hasil produksi padi dalam menjaga ketahanan pangan perlu adanya konservasi Sumber Daya Air (SDA) yang berkelanjutan.
Langkah tersebut merupakan kunci terwujudnya sarana dan prasarana SDA yang bermanfaat secara optimal bagi kesejahteraan masyarakat terutama petani.
Hal itu diungkapkan oleh Dinas Pengairan dan Pemukiman (DPP) Provinsi Lampung yang diwakili staff bidang SDA Rahmat saat kunjungan kerja di Desa Bandan Hurip, Kecamatan Palas, Selasa (17/5).
Rahmat mengatakan, pendayagunaan SDA dan peningkatan sistem perencanaan dalam rangka pengendalian serta pembangunan sarana dan prasarana SDA. Seperti irigasi, sumur bor, embung dan perehaban embung dengan melibatkan masyarakat. “ Ini merupakan kunci terwujudnya sarana dan prasarana SDA yang bermanfaat secara optimal kususnya untuk petani,” ujar Rahmat.
Lebih lanjut Rahmat mengatakan, upaya itu merupakan langkah DPP Provinsi Lampung untuk mendukung peningkatan hasil produksi padi di suatu wilayah atau desa dalam menjaga ketahan pangan. “Dalam hal ini titik fokus sarana dan prasarana yang dibangun kedepan yang merupakamn hasil bantuan pemerintah harus dikelola dan dirawat dengan baik,” ujar Rahmat.
Sementara, Kades Bandan Hurip Sugiyanto mengatakan, kunker DPP Provinsi Lampung didesa bandan hurip, untuk meninjau lokasi persiapan rencana kegiatan sosialisasi tentang pengelolaan SDA.
“Dalam kegitan sosialisasi yang akan dilaksanakan pada 30 Mei mendatang di desa bandan hurip nanti, melibatkan 100 petani setempat,” ujar Sugiyanto.(yan)

BACA :  Staklim Predikisi Ancaman Kemarau Panjang