Pengunjung Wisata Naik Tiga Kali Lipat

595
Kepala Disparbud Lamsel Hj. Fauziah Arief

KALIANDA – Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di sejumlah obyek wisata yang terdaftar pada Dinas Pariwisata, seni dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan pada liburan Tahun 2016 hingga tahun baru 2017 meningkat cukup fantastis.

Bahkan, peningkatannya mencapai lebih dari tiga kali lipat dibandingkan pada liburan Tahun 2015 dan tahun baru 2016 yang lalu.

Berdasarkan data kunjungan wisata yang diperoleh dari Disparbud Lamsel, pada liburan Tahun 2015 hanya sebanyak 30.786 pengunjung atau wisatawan yang mengunjungi obyek wisata di Lamsel. Namun, pada tahun ini jumlahnya mencapai 108.107 orang pengunjung.

Rinciannya, kunjungan obyek wisata bahari dari 24 tempat wisata pantai yang terdaftar mencapai 73.185 pengunjung, obyek wisata alam dari 14 lokasi wisata yang terdaftar berjumlah 22.096 pengunjung, obyek wisata terpadu berjumlah 10.491 pengunjung dan obyek wisata budaya atau sejarah berjumlah 2.335 pengunjung.

BACA :  Tajimalela Bangun Jalan Gang dengan Cor Beton

Kepala Disparbud Lamsel Hj. Fauziah Arief membenarkan jika terjadi lonjakan kunjungan wisata yang cukup signifikan pada saat tahun baru 2017 ini. Bahkan, lanjutnya, jumlah tersebut belum termasuk kawasan wisata bahari yang belum terkelola atau belum terdaftar secara resmi di Disparbud Lamsel.

“Kita akui lonjakan jumlah kunjungan wisata ini cukup fantastis. Yang terdata ini, adalah wisatawan yang betul-betul datang untuk berlibur dan terdaftar pada loket masuk tempat wisata,”ungkap Fauziah kepada Radar Lamsel dikantornya, kemarin.

BACA :  Mayoritas eks Pejabat Disparbud Terperiksa

Namun begitu, pihaknya tetap melakukan pengawasan ke sejumlah obyek wisata yang belum terkelola oleh pemerintah. Kedepan, akan dilakukan upaya pendekatan secara persuasif agar bisa terdata oleh Disparbud.

“Kita akan terus melakukan pembinaan. Karena, memang pantai lepas dan tak berizin ini ada yang dikelola oleh desa ataupun tanpa pengelola. Karena, memang lokasinya ada yang milik perseorangan atau bahkan tidak diketahui pemiliknya. Tetapi, kedepan akan terus kita lakukan pembinaan,”pungkasnya. (idh)

BAGIKAN