Percepat Penanaman, Kejar Target Luas Lahan Tanaman

171

PALAS – Sebagai wilayah sentra pertanian dan menjadi lumbung padi di Lampung Selatan, wilayah Kecamatan Palas menjadi perhatian pemerintah tak terkecuali pemerintah pusat.

Untuk mengetahui kondisi pertanian diwilayah itu, Dirjen II Penanggung Jawab Upaya Khusus Padi Jagung dan Kedele (Upusus Pajale) Kementrian Pertanian RI Tin Latifa monitoring  Luas Tambah Tanam  (LTT) Padi, di Kecamatan Palas, Kamis (8/9) kemarin.

Tin Latifa mengatakan, percepatan tanam ini untuk mengejar terget luas lahan yang berpontesi bisa  ditanami padi pada saat musim kemarau di Kecamatan Palas.

“Pada monitoring perlusan lahan tanam saat ini, kami mengimbau petani untuk mempercepat penanaman padi pada lahan yang masih bisa ditanami pada saat musim kemarau,” kata dia kepada Radar Lamsel.

Dari data yang diperoleh Radar Lamsel, dari total luas 7.200 hektar lahan padi di Kecamatan Palas hingga saat ini terdapat 3.000 hektar yang sudah ditanami.“Bila dilihat dari potensi ketersediaan air masih bisa melakukan penanaman, sehingga tidak ada lahan yang sia-sia pada saat kemarau,” tambahanya.

Sementara itu Kepala UPT Penyuluh Pertania Kecamatan Palas Agus Santosa mengatakan, pihaknya menarget 5.000 hektar lahan yang dapat ditanami padi dan ditargetkat selesai pada September mendatang. “Lambatnya penenaman ini dikeranakan petani masih ragu ketersedian air. Selain itu juga disebabkan masih minimnya alat traktor pengolah lahan,” ucapnya.

Sedangkan untuk lahan yang tidak bisa tanam padi akan dialih fungsikan untuk tanaman pangan lainya seperti, jagung dan kedele. “Agar tidak ada lahan yang sia-sia pada saat musim kemarau kami mengarahkan petani untuk menanam jagung dan kedele atau palawija,” pungkasnya. (Cw1)

BAGIKAN