PERGUNU : Santri Wajib Kuliah

628
Ist – Ketua PERGUNU Lampung H. Jamaluddin Malik dan Ketua ASTINDO Dr. Ilyas Indra Darmajati saat menyepakati program santri wajib kuliah di PBNU Jakarta, Senin (16/1) kemarin.

WAYPANJI – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) mewajibkan para santri untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu S1, S2, hingg S3. Kesepahaman itu dilakukan untuk mewujudkan SDM pesantren dalam disiplin akademik.

Ketua PERGUNU Lampung H. Jamaluddin Malik mengatakan sejauh ini peran dan kancah para santri utamanya yang berada dibawah naungan NU diwilayah Lampung masih butuh pembenahan terutama dibidang akademik.

“Kami sepakat untuk mengadakan kerjasama dengan sejumlah PERGUNU dari perwakilan Jakarta, Jawa Barat, Banten dan Lampung untuk menandatangani kesepakatan tersebut,” kata Jamaluddin kepada Radar Lamsel, Senin (16/1) kemarin.

BACA :  Tambah Ilmu, Damkar Tuba Kunjungi Damkar Lamsel

Dijelaskannya, kerjasma itu melibatkan Asosiasi Sekolah Tinggi Islam Indonesia (ASTINDO) yang memiliki program serupa dengan kepedualian terhadap pemuda dan santri wajib kuliah.

“Kami menggandeng ASTINDO dengan tujuan melebarkan sayap serta kiprah ratusan santri yang ada diseluruh Lampung. Rencananya, akan diberi beasiswa dengan ketentuan dan kuota yang ditetapkan,” baber dia.

Pertemuan PERGUNU di Jakarta beberapa waktu lalu dikatakan Jamaluddin sebagai cikal bakal tercetusnya kebijakan tersebut. melihat peran pemuda NU kini masih perlu dibenahi disektor pendidikan.

“Selain meningkatkan kualitas hidup den pendidikan, program ini nantinya dapat menjaring akademisi yang mumpuni untuk berkiprah bersama NU,” katanya lagi.

BACA :  Pasar Murah Lengkapi Musrenbang

Sementara itu Dr. Ilyas Indra Darmajati perwakilan ASTINDO menyambut baik kerjasama yang dilakukan untuk mencerdaskan para santri tersebut.

“Kami menyambut baik kerjasama ini, tentunya dengan harapan kiprah para santri ditengah masyarakat akan lebih matang jika didukung dengan pendidikan yang mumpuni,” kata Ilyas.

Lebih lanjut dikatakan, PERGUNU yang notbennya membimbing dan menggembleng para santri dibawah koordinasi NU harus memiliki kontribusi terhadap umat nahdliyin. “Inilah bentuk nyata kontribusi, dengan menyediakan beasiswa untuk para santri yang hendak ke Perguruan Tinggi,” tandasnya. (ver)

BAGIKAN