Permintaan Masyarakat, Desa Mandah Bangun Jalan Hotmix

84
Kemas Yogi - Teks : Suasana pembangunan jalan hotmix atau aspal di Dusun Banyuwangi, Desa Mandah. (7/10)

NATAR – Pemerintah Desa (Pemdes) Mandah tahun anggaran 2019 lebih memilih membangun jalan hotmix ketimbang rigit beton, hal itu didasari oleh permintaan mayoritas masyarakat di Dusun Banyuwangi.

Kepala Desa Mandah Sutrisno mengatakan, permintaan warga tersebut mungkin ingin jalan yang diperbaiki lebih panjang, sehingga hotmix yang dipinta. “Tahun ini kami membangun 910 meter jalan hotmix di Dusun Banyuwangi menggunakan Dana Desa (DD) tahap II, kalau bangun rigit beton mungkin hanya dapat 200 atau 300 meter saja,” ungkapnya kepada Radar Lamsel, Senin (7/10).

BACA :  Natar - Jati Agung Siap Hadapi New Normal

Ia menambahkan, pembangunan tentu tidak hanya dilakukan di satu titik tersebut. Beberapa dusun lainnya juga mendapat jatah pembangunan. “Ada yang rigit beton, ada juga talud dan hotmix,” katanya.

Sutris menjelaskan, setiap proses perencanaan pembangunan selalu dilakukan musyawarah yang matang agar yang didahulukan adalah kebutuhan masyarakat yang mendesak. “Musyawarah kami lakukan untuk mengetahui mana yang prioritas, pendapat masyarakat bagaimana kami tampung kemudian ditetapkan baiknya bagaimana,” tuturnya.

BACA :  Terapkan AKB, Pedagang-Pembeli Wajib Bermasker

Sementara salah seorang warga Dusun Banyuwangi Sumanto (48) mengaku sangat bersyukur dibangunnya jalan dusunnya tersebut sebab sudah puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan. “Ya kami warga tentu bersyukur, semoga semua dusun di Desa Mandah bisa mendapatkan pembangunan yang sama dengan kami,” pungkasnya. (Kms)