Perpustakaan Candipuro jadi Pilot Project

412

CANDIPURO – Perpustakaan Titian Ilmu Desa Rawa Selapan Kecamatan Candipuro yang sempat mendapat predikat terbaik pada gelaran Peer Leerning Meeting (PLM) Nasional 2018 bakal jadi pilot project.

Pasalnya, dalam lingkup Lampung perpustkaan desa yang bertransformasi dari manual menjadi aplikasi berbasis teknologi baru ada di Bumi Khagom Mufakat.

Ketua Pelaksana Perpustakaan Titian Ilmu M. Rosyid Ridho menjelaskan belum ada perpustakaan yang menggunakan aplikasi kunang-kunang. Bahkan kata dia untuk lingkup Provinsi Lampung sekalipun.

Pilot project ini nantinya diharapkan bisa diadopsi oleh perpustakaan lainnya. Sebab nantinya apabila seluruh perpustkaan sudah mengadopsi aplikasi tersebut, perpustakaan nasional bisa mendata minat baca pengunjung tiap waktu,” kata dia kepada Radar Lamsel, Minggu (15/7) kemarin.

Meski begitu dalam penerapannya, dipastikan tidak akan berjalan dengan mudah. Sebab pemberlakuan aplikasi ini kata Ochid sapaan M. Rosyid masih terbilang tabu dibenak pengelola perpustakaan pada umumnya.

“ Yang namanya permulaan memang tidak akan berjalan mudah, akan tetapi dengan bantuan dari dinas dan instansi terkait kami berharap kendala ini bisa teratasi,” kata dia.

Masih kata Ochid, sejauh ini hanya dua perpustakaan yang sudah menerapkan aplikasi kunang-kunang. Kedua perpustkaan tersebut lanjutnya berada di Kecamatan Candipuro.

“ Pionernya perpustkaan Titian Ilmu Desa Titiwangi, saat ini baru perpustakaan Desa Rawa Selapan yang turut menerapkan sistem online seperti itu,” terangnya.

Ochid juga tak menampik, bahwa geliat perpustkaan di Lamsel memang tengah jadi perhatian, baik dari tanah air maupun mancanegara. Itu ditandai dengan kunjungan dari luar negeri yang diwacanakan tiba dalam waktu dekat.

“ Informasinya ada dari luar negeri bakal mengunjungi perpustakaan, tetapi belum dapat dipastikan waktu dan tempatnya. Yang jelas kabar ini cukup menggembirakan,” tandasnya.

Terpisah, Camat Candipuro Wasidi mengapresiasi hasil kerja keras pemuda Candipuro dalam bidang literasi tersebut. Ia mengaku bangga akan torehan yang didaptkan sejauh ini.

“ Kami mendukung penuh upaya anak muda Candipuro dalam minat literasi, artinya Candipuro tak hanya pilot project soal swasembada wc melainkan juga perpustakaannya,” tutup Wasidi. (ver)

BAGIKAN