Peserta Rendah, BPJS Ketenagakerjaan Getol Sosialisasi

12
David Zulkarnain – Sosialisasi PBJS Ketenagakerjaan untuk aparatur desa yang digelar oleh Kantor BPJS Ketenagakerjaan Lampung Selatan di Kecamatan Palas, Jumat (6/12).

PALAS – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Lampung Selatan terus berupaya mensosialisasikan BPJS ketenagakerjaan untuk aparatur desa di wilayah Lampung Selatan.

Terlebih sejak dituangkan dalam Peraturan Bupati No 51 Tahun 2018 pada akhir 2018 lalu, hingga saat ini dari 256 desa yang ada di Lampung Selatan baru 34 desa yang mengikuti BPJS ketenagakerjaan untuk aparatur desa.

Kepala Kantor BPJS Lampung Selatan, Robi Awaludi mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus berupaya memberikan sosialisasi BPJS ketenaga kerjaan untuk aparatur desa di wilayah Lampung Selatan.

 “Sampai dengan saat ini kami terus mendorong desa agar mengikuti BPJS Ketenagakerjaan untuk aparatur desa, salah satunya dengan sosialisasi ini,” ujar Robi Awaludin saat meberikan sosialisasi di Kecamatan Palas, Jumat (6/12).

BACA :  Tanam Katuk, Lepas Bekapan Stunting

Robi menerangkan, sesuai dengan Peraturan Bupati No 51 Tahun 2018 tentang anggaran BPJS ketenaga kerjaan, setiap aparatur desa, mulai dari kepala desa hingga kepala dusun diwajibkan menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan. Dimana setiap perangkat desa dikenakan Rp 12.000 per bulan.

Sejak disosialisasikan pada akhir 2018 lalu, Robi menyebutkan , hingga saat ini di wilayah Lapung Selatan perserta BPJS Ketenaga Kerjaan untuk aparatur desa masih rendah. Dimana dari 256 desa baru 34 desa yang terdaftar BPJS Ketenaga Kerjaan.

“Karena sudah dianggarkan dalam perbub maka desa menjadi peserta. Namun untuk di Lampung Selatan baru sekitar 15 persen atau 34 desa yang sudah terdaftar. Kendalanya anggran BPJS ketenaga kerjaan ini terbentur dengan anggran lain,” ucapnya.

BACA :  Hari Pertama Bibit, 1.625 Ha Sawah Terendam

Sementara itu Camat Palas Rika Wati, S.STP, MM mengharapkan dengan adanya sosialisasi ini diharapkan seluruh desa di Kecamatan Palas bisa mengikuti PBJS Ketenagakerjaan untuk aparatur desa yang sudah dituangkan dalam perbup.

Terlebih, selain sebagai proteksi keselamatan perangkat desa, BPJS ketenagakerjaan ini juga untuk meningkatkan kinerja aparatur desa.

“Harapan kami dari sosialisasi ini untuk di Kecamatan Palas semua desa bisa mengikuti BPJS ketenagakerjaan ini. Karena selain selain sebagai proteksi BPJS ini juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja aparatur desa,” harapnya. (vid)

BAGIKAN