Petani Dilatih Kendalikan Ulat Grayak

147
Ist.Radarlamsel – Petani jagung Desa Bumidaya, Kecamatan Palas sedang melakunan penyemprotan serentak hama ulat grayak pada tanaman jagung, Kamis (20/6).

PALAS – Unit Pelakasana Teknis (UPT) Penyuluh Pertanian Kecamatan Palas menggelar penyuluhan pengendalian hama ulat kepada petani Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Kamis (20/6).

Penyuluhan yang diberikan kepada petani jagung Desa Bumidaya ini dilakukan sebagai upaya utuk mencegah meluasnya serangan ulat grayak yang sempat menyerang tanaman jagung di desa setempat dalam dua pekan terahir.

Kepala UPT Penyuluh Pertanian Kecamatan Palas, Agus Santosa mengatakan, penyuluhan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada petani jagung terkait pengendalian serangan hama ulat grayak yang terjadi di Desa Bumidaya.

BACA :  Harga Jagung Terus Turun, Petani Menjerit

“Peyuluhan pengendalian hama ulat grayak ini untuk menindaklanjuti serangan ulat grayak yang terjadi di Desa Bumidaya selama dua pekan terahir,” kata Agus kepada Radar Lamsel.

Agus mengungkapkan selama dua pekan terahir serangan ulat grayak menyebabkan tanaman jagung seluas 4,75 hektar mengalami kerusakan.

Selain memberikan pemahaman kepada petani tentang pengendalian hama ulat grayak, pihaknya juga melakukan penyemprotan tanaman jagung secara serentak.

“Selain memberikan sosialisasi, petani juga melakukan penyemprotan dengan pestisida secara serentak untuk lahan seluas 10 hektar dengan tepat obat, tepat waktu dan tepat dosis,” paparnya.

BACA :  Sarana Pertanian Lamsel Dievaluasi Pusat

Sementara Suyatno (40) salah satu petani setempat, memberikan apresiasi kepada UPT Peyuluh Pertanian kecamatan setempat. Pasalnya serangan ulat grayak yang terjadi selam dua pekan terahir cukup meresahkan petani jagung.

“Populasi ulat grayak yang tinggi cukup meresahkan petani. Harapan kami dengan adanya sosialisasi dan pengendalian serentak ini serangan ulat grayak bisa dihentikan,” harapnya. (vid)

BAGIKAN