Pilkada Berjalan Aman dan Damai

940
Letkol Inf I Ketut Mertha Gunarda

KALIANDA – TNI AD menurunkan pasukan gerak dari Batalyon 143 Tri Wira Eka Yudha (TWEJ) Candimas Natar dan juga jajaran Kodim dan Koramil di Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati pada 9 Desember lalu.
Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan, Letkol Inf I Ketut Mertha Gunarda mengatakan, selama pelaksanaan Pilkada di dua Kabupaten berjalan aman. Ia berharap, hingga penghitungan akhir di masing-masing Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat berjalan tertib dan lancar.
“Kalau untuk kegiatan Pilkada kemarin, semua berjalan aman baik di Lamsel maupun Pesawaran. Untuk membackup pengamanan yang dilakukan oleh Polisi, anggota TNI kita tempatkan di desa dan berkordinasi dengan mitra yang ada di bawah,” kata I Ketut Mertha Gunarda.
Perwira dengan dua melati di pundak ini menambahkan, masyarakat agar tidak perlu melakukan hal-hal yang merugikan semuanya. Menurutnya, dalam setiap pertarungan pasti ada yang menang dan harus ada yang kalah.
“Lebih baik kita lakukan olahraga bersama dan tidak perlu ada ribut-ribut. Harapan kami, semua aman dan tidak ada keributan sampai ditetapkannya hasil pemilukada. Namun kami tetap akan ikut berperan serta dalam membantu tugas pengamanan,”pungkasnya.
Sementara itu, pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengucapkan terimakasih kepada seluruh komponen yang terlibat dalam pelaksanaan pilkada, pada 9 Desember kemarin. Sehingga, dapat terciptanya pilkada aman dan damai di Kabupaten Khagom Mufakat ini.
Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Lamsel H. Kherlani, SE, MM melalui Sekkab Lamsel Ir. Sutono, MM, di Posko Desk Pemilu, Rabu (9/12) malam.
Pihaknya juga mengucapkan terimakasih atas kontribusi masyarakat Lamsel yang telah menciptakan situasi kondusif dalam penyelenggaraan pemungutan suara tersebut.
“Terimakasih yang tak terhingga juga kami sampaikan kepada aparat-aparat yang terlibat dalam penyelenggaraan pilkada. Mulai dari KPU, PPK, PPS Panwaslu dan lainnya. Dan juga aparat kepolisian dan TNI yang telah bekerja keras. Masing-masing komponen memili peranan besar dalam mensukseskan jalannya pemilu ini,”kata Sutono.
Pilkada aman dan damai, lanjutnya, merupakan harapan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah. Pihaknya juga mengharapkan seluruh jajaran mengkawal tahapan-tahapan pilkada hingga sampai pada saat pelantikan, mendatang.
“Tahapan-tahapan pilkada masih pajang. Saat ini masih dalam tahap penghitungan mulai dari PPK hingga nanti di KPU. Kita semua harus terus menciptakan situasi kondusif hingga sampai pada saat pelantikan nanti,”lanjutnya.
Lebih jauh dia mengatakan, kepada pihak-pihak atau tim yang dinyatakan memperoleh suara terbanyak berdasarkan penghitungan cepat (quick count’red) jangan terlalu melampiaskan secara berlebihan. Karena, dikhawatirkan akan memicu kemarahan bagi tim calon yang belum beruntung.
“Buat yang kalah juga harus legowo. Harus bisa menerima kenyataan. Karena dalam kompetisi ada yang menang dan kalah. Itu yang disampaikan pak Pj Bupati kepada saya agar disampaikan kepada publik. Intinya, beliau berterimakasih banyak kepada semua atas terselenggaranya pilkada aman dan damai ini,”pungkasnya. (gus/idh)

BACA :  Gerakan Menghadap Laut Jilid II di Kedu Warna
BAGIKAN