Pintu Air Rusak, Puluhan Rumah Terancam

18
David Zulkarnain – Inilah pintu pembuangan yang telah rusak di Dusun II, Desa Pulau Tengah, Kecamatan Palas, Jumat (29/11). Kerusakan pintu air tersebut mengancam rumah warga terkena banjir.

PALAS – Masyarakat Desa Pulau Tengah, Kecamatan Palas mengharapkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung  segara memperbaiki pintu air di Dusun II desa setempat.

          Sebab, pintu pembuangan irigasi yang mengalami kerusakan terseburt kerap memicu banjir. Hal ini mengundang keresahan warga pada saat musim penghujan tiba.

          Tolib (36) salah satu warga setempat mengatakan, pintu pembuangan yang mengalami kerusakan sejak lima tahun terahir itu, hingga kini belum mendapat perbaikan dari pihakan Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung.

          Padahal, setiap musim penghujan datang pintu air tersebut kerap membuat warga resah. Karena menjadi pemicu banjir.

BACA :  Petani Diimbau Semai Benih Padi di Darat

          “Sudah lama, Mas, pintu air yang rusak ini belum diperbaiki hingga sekarang. Padahal pintu air yang rusak ini kerap membuat warga resah, karena menjadi pemicu banjir,” ujar Tolib kepada Radar Lamsel, Jumat (29/11).

          Tolib menerangkan, pintu pembuangan tersebut mengalami kerusakan pada bagian tiang penyangga, sehingga pintu air tidak dapat dibuka.

          “Di irigasi ini ada dua pintu pembuangan, semuanya sudah rusak. Satu karena patah tiang penyangga dan satu  rusak pada bagian rel,” ucapnya.

          Selain mengancam lahan persawahan terkena banjir, kerusakan pintu air tersebut juga mengancam rumah warga yang bermukim di sekitar jaringan irigasi.

BACA :  Dinas Koperasi Akan Bina LKM DAPM

          “Yang ditakutkan warga, akibat pintu air yang rusak pada saat musim hujan air kerap limpas dari tanggul irgasi dan membanjiri rumah warga,” sambungnya.

          Sekretari Desa Pulau Tengah Sarno juga mengamini, bahwa pintu pembuangan yang telah rusak tersebut kerap menjadi pemicu banjir. Setidaknya terdapat sekitar 20 rumah warga menjadi ancaman banjir pada saat musim penghujan.

          “Harapan kami pintu air ini segera diperbaiki oleh Balai Besar. Apalagi Dusun II, rumah warga yang berada di sekitar irigasi selalu menjadi ancaman banjir karena pintu air yang rusak ini,” harapnya. (vid)

BAGIKAN