PKPS Lestarikan Seni Beladiri Kuntau

70

PALAS – Persatuan Kuntau Putra Semende (PKPS) Kecamatan Palas memberikan pelatihan seni pencak silat kuntau kepada  pelajar sebagai upaya melestarikan seni budaya warisan leluhur suku Semende.

Pelatih silat Ashbar Haqi (25) mengatakan, memberikan pelatihan kuntau kepada pelajar SD – SMA untuk melestarikan Kuntau sebagai kesenian tradisional suku Semende.

“Memberikan pelatihan Kuntau kepada pelajar ini untuk melestarikan kembali kesenian kuntau kepada generasi muda,” kata dia kepada Radar Lamsel, saat menggelar latihan di Desa Bangunan, Rabu (7/11).

Meski gerakan Kuntau sudah disesuaikan perkembangan zaman, lajut Ashbar, namun metode pembelajarannya masih mengikuti budaya leluhur tanpa menghilangkan  kebudayaan tradisi terdahulu.

BACA :  Dilalui Mobil Truk Semen, Jalan Rusak Minta Diperbaiki

“Sekarang sudah mengikuti perkembangan zaman. Dulu belajar Kuntau harus sembunyi-sembunyi, sekarang sudah diperkenalkan ke dunia luar.  Namun masih menggunakan gerakan aslinya tanpa menghilangkan unsur kebudayaan Semende terdahulu. Masih identik dengan senjata pisau due,” ucapnya.

Sementara itu, pembina PKPS Kecamatan Palas Abdul Rahman mengatakan, PKPS di dirikan pada 1993 silam dan sempat fakum selama 11 tahun kemudian diaktifkan kembali pada 2014. Kini seni beladiri tersebut sudah mulai dilirik masyarakat.

BACA :  Hama Wereng Kembali Serang Padi di Palas

“Sempat fakum, dan kami berinisiatif untuk diaktifkan kembali. Selama empat tahun terakhir sudah mulai dikenal oleh masyarakat Palas karena kerap dipentaskan di acara –acara penting dan acara resepsi,” imbuhnya.

Hingga saat ini PKPS sebagai wadah untuk melestarikan  Kuntau sebagai warisan leluhur Suku Semende sudah diikuti oleh 30 peserta aktif mengikuti latihan. “PKPS sebagai wadah untuk melestarikan Kuntau. Melalui perjuangan ini harapan kami Kuntau bisa dikenal kembali oleh masyarakat,” tutupnya. (vid)

BAGIKAN