Plt. Bupati Bersama Dirjen PSP Kementan RI Panen Padi Upsus di Palas

167

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) melaksanakan kegiatan panen raya padi hasil program Upaya Khusus (Upsus), di Desa Pulaujaya, Kecamatan Palas, Jumat (2/11) pekan kemarin.

Hadir dalam acara panen raya yang berpusat di lahan persawahan milik Gapoktan Maju Jaya Desa Pulaujaya itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan RI) Pending Dadih Permana, Anggota Komisi IV DPR RI Sudin, serta Kepala Dinas Pertanian Propinsi Lampung Erdiyanto.

Pada kesempatan itu, Plt. Bupati Lamsel Nanang Ermanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah banyak memberikan bantuan untuk bidang pertanian di Lampung Selata.

“Kami selaku pemerintah daerah sangat berterimakasih kepada Pak Sudin dan Pak Dirjen yang sudah peduli terhadap dunia pertanian di Lamsel. Kita ketahui bahwa sudah banyak alat-alat produksi pertanian dari pemerintah pusat yang diberikan ke Lamsel guna mengangkat kesejahteraan rakyat petani,” ujar Nanang Ermanto.

BACA :  25 November Langit Kalianda Bakal Dihiasi Paramotor

Sementara itu, Dirjen PSP mengatakan Kecamatan Palas merupakan salah satu lumbung pangan bertarap internasional. Sebab menurutnya, daerah palas adalah wilayah andalan nasional dalam kedaulatan pangan pertanian padi, khususnya di Provinsi Lampung.

“Kecamatan Palas ini merupakan lumbung pangan di Lamsel. Palas juga sebagai lumbung pangan yang levelnya sudah sampai ke tingkat Nasional. Oleh karena itu, diharapkan para petani di Palas harus bisa meningkatkan hasil produksi tanaman padinya,” harap Pending Dadih Permana.

Ditemui terpisah, Kepala UPT DTPHP Kecamatan Palas Agus Santosa mengatakan, terlaksananya kegiatan panen raya padi ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas keberhasilan dalam berusaha tani. Ini juga, untuk memberikan contoh kepada para petani yang lain.

BACA :  Selamat Ulang Tahun Lampung Selatan

Menurutnya, jika para petani serius dalam bekerja keras, maka sekecilapapun kendala yang dihadapi, walau saat musim kemaraupun, para petani masih tetap bisa panen.

“Dalam prosesnya, penanaman padi di musim gadu yang dilakukan para petani dikecamatan Palas dengan kurun waktu 6 bulan ( April – September), itu didilakukan diatas lahan seluas 46.802 hektare, jagung seluas 32.116 hektare, dan kedelai 7.400 hektare. Dengan rata-rata mendapatkan hasil produksi padi sebanyak 5,3 ton per hektare, jagung 5,5 ton per hektare, dan kedelai 0,95 ton per hektare,” pungkasnya. (adv)

 

BAGIKAN