PMA Loyo, PMDN Bertambah

184

KALIANDA – Investor asing tampak belum berminat menanamkan modalnya di Lampung Selatan. Hingga Juli 2018 Penanaman Modal Asing (PMA) belum menunjukan peningkatan.

Penambahan dengan skala besar hanya terjadi pada Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan investasi skala sedang pada bidang perumahan bersubsidi.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Perizinan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPPPMPST) Lamsel Pramudya Wardana mengamini bahwa PMA belum ada PMA yang masuk ke Lamsel.

“ Hingga Juli belum ada PMA yang masuk, hanya terdapat PMDN yakni pembangunan dermaga premium oleh PT. ASDP di Bakauheni dan pabrik cor beton yang dinauingi PT. Urban di Kecamatan Ketapang,” kata dia, Rabu (8/8) kemarin.

Sementara, menurut Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Budiman Dabo faktor tersebut dikerenakan kondisi ekonomi nasional sedang melemah. Dampaknya kata dia animo investor untuk menanam modal ikut melemah.

“ Ya, ekonomi nasional sedang melemah diikuti dengan nilai tukar rupiah yang masih belum menunjukan peningkatan berarti. Dampaknya juga dirasakan oleh daerah termasuk Lamsel,” kata Budiman di BLK Kalianda, Rabu (8/8) kemarin.

Dari kacamata ekonomi, lanjut dia ada secercah harapan apabila melihat pembangunan JTTS yang hampir rampung dibangun. Namun keberadaan JTTS dianggap memiliki dua sisi berbeda.

“ Adanya JTTS tentu saja punya sisi positif dan negatif, sebab dengan adanya Tol maka orang-orang akan lebih cepat datang dan akan lebih cepat pergi,” ungkapnya.

Masih kata Budiman, efek domino yang dapat ditimbulkan oleh keberadaan JTTS mesti disikapi secara serius oleh masyarakat Lamsel. Sebab Ia menilai dengan kondisi saat ini, pemerintah daerah masih belum begitu siap menghadapi adanya efek domino dari jalan tol.

Disisi lain, Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu ekonomi STIE Muhammadiyah Kalianda Herwanto melihat pemerintah daerah perlu segera memeprsiapkan SDM lokal untuk bisa menghadapi efek domino. “Kalau inevstasi asing melemah maka sektor yang mesti diperkuat adalah kualitas SDM lokalnya, ini menjadi tugas bersama,” terangnya. (ver)

BAGIKAN