Pohon Tumbang Hampir Timpa Pengendara

198
Randi Pratama – Sejumlah pengendara berhati-hati melintasi jalan yang dihadang pohon kedondong yang tumbang di KM 58 Jalinsum Kecamatan Kalianda. Foto dibidik kemarin.

Disperkim: Kalau Ada Pohon Yang Rapuh, Beri Tahu Kami

KALIANDA – Cuaca buruk menyebabkan satu pohon kedondong tumbang di kilometer 58 Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Menurut informasi, pohon tumbang itu hampir menimpa pengendara mobil yang melintasi jalan itu, sekitar pukul 16.10 WIB, Selasa (19/3) kemarin.

          Alinsyah (39), seorang warga yang menyaksikan secara jelas peristiwa itu membenarkan jika pohon yang tumbang itu hampir menelan korban jiwa. Beruntung, wanita yang mengendarai mobil itu berhasil mengelak sesaat sebelum pohon itu tumbang.

          “Yang kena bagian depan mobilnya saja, mas. Untungnya ibu itu langsung banting stir, kalau tidak, mungkin beda ceritanya,” katanya saat ditemui Radar Lamsel di lokasi kejadian.

           Pria yang berprofesi sebagai sopir travel ini mengaku dikejutkan dengan pohon tumbang itu. Pasalnya, tidak ada tanda-tanda jika pohon kedondong itu akan rubuh tepat di hadapannya. Menurut dia, tumbangnya pohon itu karena batangnya sudah lapuk termakan usia.

BACA :  Ini Pesan Nanang untuk Kader HMI Cabang Kalianda

          “Kayaknya sudah tua, mas. Lapuk, lihat saja, batangnya sudah membusuk. Baiknya pohon-pohon besar di Jalinsum ini dicek dulu kondisinya, kalau sudah tua tinggal tebang saja,” katanya.

          Dikonfirmasi mengenai pohon tumbang itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Lamsel, Burhanuddin, mengamini jika tumbangnya pohon itu karena termakan usia. “Karena sudah lapuk, makanya rubuh,” katanya.

Burhanuddin mengatakan bahwa Disperkim memiliki tim yang melakukan pengecekan terhadap pohon-pohon besar di Jalinsum. Dalam tugas ini, Disperkim bekerja sama dengan Polres Lampung Selatan untuk mengecek titk-titik pohon yang rawan.

BACA :  Satlantas Polres Lamsel Khitan 25 Anak dan Pengobatan Gratis

“Ada, timnya ada. Tapi karena kondisi seperti ini tim sulit untuk turun ke lapangan. Ini juga masuk kegiatan rutin, setiap mau lebaran atau liburan Natal kan kita cek. Di mana saja kondisi yang rawan, atau pohon yang sudah termakan usia nanti ditebang,” katanya.

Disperkim, kata Burhanuddin, membutuhkan bantuan masyarakat untuk memberi informasi di mana saja letak pohon-pohon besar yang sudah termakan usia. Menurut dia, kerjasama masyarakat antar pemerintah diperlukan agar mampu menghindari bahaya pohon tumbang di jalan raya.

“Kalau berkenan, masyarakat bisa memberikan informasi. Misalnya di lokasi A, ada pohon yang sudah lapuk. Tapi ini khusus di Jalinsum yang membahayakan pengendara, bukan pohon-pohon di dalam rumah ya,” katanya. (rnd)

BAGIKAN