Polisi Sweeping Jalur Lintas

428

PENENGAHAN – Kepolisian Resor Lampung Selatan tengah melakukan sweeping atau upaya pencegahan terhadap tindak kejahatan jalanan seperti premanisme, pemalakan dan pungli yang kerap terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Selain itu, pihak kepolisian melakukan pengamanan dijalur rawan yang menjadi perlintasan narkoba.

Kapolres Lamsel AKBP. Mohammad Syarhan, S.I.K mengatakan, upaya yang dilakukan oleh kepolisian tersebut memiliki maksud agar operasi Lilin Krakatau 2017 yang akan digelar 22 Desember mendatang dapat berjalan lebih baik.

“Dalam rangka pengamanan menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2018. Supaya pelaksanaan ops Lilin Krakatau lebih fokus, sehingga keamanan tetap terjaga,” kata Syarhan saat diwawancarai di RM Siang Malam, di Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, kemarin.

BACA :  Selektif Honor Naik

Untuk pengamanan dijalanan, kata Syarhan, kepolisian telah mempersiapkan langkah pencegahan atau tindakan preventif terhadap kejahatan terhadap pelaku curat, curas dan curanmor (C3). “Sudah dijalankan, kami juga sudah meningkatkan penjagaan di pos pemeriksaan di pelabuhan Bakauheni,” singkatnya.

Informasinya, sekitar pukul 21.00 WIB Rabu (13/12) lalu, kepolisian sudah mulai melakukan sweeping di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dari Kecamatan Kalianda hingga Kecamatan Ketapang.

BACA :  WALHI: Jangan Pasang APK di Pohon!

Kepala Kepolisian Sektor Kawasan (KSKP) Bakauheni AKP. Enrico D Sidauruk, S.I.K mengungkapkan, saat melakukan sweeping yang digelar malam hari itu, pihaknya sempat menemukan indikasi terjadinya pemalakan di Jalinsum Bakauheni. “Ada dua orang yang mendampingi truk mogok, tapi mereka bukan pengurus, atas hal itu kami melakukan pemeriksaan,” katanya.

Namun, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, polisi tidak menahan keduanya karena tidak memiliki bukti kuat. “Tidak terbukti, tapi kami melakukan pendataan dan memberikan pembinaan terhadap keduanya” terangnya. (rnd)

BAGIKAN